2019, Puskesmas di Balikpapan Harus Sudah Terakreditasi

BALIKPAPAN – Dinas Kesehatan Kota Balikpapan menargetkan tahun 2019 nanti, seluruh Puskesmas harus sudah terakreditas. Kkini baru sebagian yang sudah terakreditasi dari jumlah puskesmas di Balikpapan sebanyak 27 puskesmas. Akreditasi merupakan pemenuhan standar kemampuan Puskesmas dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Untuk memperoleh akreditasi sebuah Puskesmas harus sudah menyelenggarakan 7 program, yaitu administrasi manajemen kesehatan, pelayanan medik dasar, konsultasi kesehatan ibu-anak dan keluarga berencana, punya unit gizi, pencegahan dan pemberantasan penyakit, program kesehatan lingkungan, dan promosi kesehatan.

“Untuk mendapatkan akreditasi ada standar yang harus dimiliki puskesmas yaitu administrasi, pelayanan dan kemasyarakatan. Administrasi itu dalam pembukuan, pelayanan harus sesuai SOP, kemudian melayani pasien juga sesuai SOP atau tidak. Kemasyarakatan lebih kepada program posyandu, keluarga, dan keluarga sehat,” papar Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Balerina saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (6/10/2017).

Menurutnya, ada sekitar 15 puskesmas yang sudah terakreditas dari jumlah puskesmas di Balikpapan sebanyak 27 puskesmas.  Diantaranya puskemas Lamaru, Teritip, Manggar, Klandasan, Sepinggan, Mekar Sari, Baru Ulu, Baru Ilir, Gunung Samarinda, Karang Rejo, dan Prapatan.

“Tahun ini untuk program akreditasi tetap dianggarkan ada sekitar 3-4 puskesmas. Dan itu anggarannya dari pemerintah pusat melalui Dana Alokasi Khusus (DAK). Saya tidak hafal berapa angkanya,” pungkasnya.

Untuk menuju akreditasi itu, Balerina menjelaskan puskesmas yang belum terus dilatih untuk memacu puskesmas mengejar beberapa standar yang harus dilakukan dan pelaksanaannya dilakukan secara bertahap.

 

Lihat juga...