Banjir dan Longsor di Vietnam Tewaskan 60 Orang

HANOI – 60 Orang dilaporkan tewas akibat tanah longsor dan banjir akibat hujan lebat selama sepekan di wilayah tengah dan utara Vietnam. Selain itu tercatat sekira 37 orang hilang dan melukai 31 orang lagi.

Hingga Minggu (15/10/2017), Komite Pelaksana Sentral bagi Pemantauan dan Pencegahan Bencana Alam setempat mengatakan, korban meliputi 20 orang di Provinsi Hoa Binh di bagian utara, 15 di Provinsi Thanh Hoa di Vietnam Tengah, dan sembilan di Provinsi Nghe An di bagian tengah.

Sampai Jumat pagi (13/10/2017), 11 jasad telah ditemukan setelah tanah longsor menimbun 18 orang di Kabupaten Tan Lac, Hoa Binh, pada Kamis pagi. Termasuk salah satunya jenazah seorang wartawan Vietnam News Agency yang hanyut disapu banjir ketika merekam bencana alam tersebut di Provinsi Yen Bai, Vietnam Utara, pada Rabu juga telah ditemukan.

Sementara 37 orang yang dilaporkan hilang semuanya berasal dari Provinsi Hoa Binh, Thanh Hoa, Nghe An dan dua dari Provinsi Son La serta Yen Bai di bagian utara. Tanah longsor dan banjir menghancurkan atau merendam sebanyak 40.200 rumah, menghancurkan atau merusak beberapa saluran-air kecil di Ibu Kota Vietnam, Hanoi, Provinsi Thanh Hoa dan tiga provinsi Vietnam Utara Ha Nam, Nam Dinh dan Thai Binh.

Lihat juga...