DLH Kota Balikpapan Tambah Tempat Sampah Keliling

BALIKPAPAN – Adanya pengurangan Tempat Pembuangan Sementara (TPS) dan bak sampah di beberapa titik di Kota Balikpapan berdampak pada sampah rumah tangga yang terkumpul di jalan. Seperti di jalan Pangeran Antasari, Karang Rejo, sampah menumpuk di beberapa titik karena tak ada bak sampah.

Di kawasan Karang Rejo, misalnya, sampah rumah tangga bertumpuk di sebuah perempatan dan menunggu petugas kebersihan untuk mengangkutnya. Di kawasan itu juga terdapat papan yang bertuliskan mengajak masyarakat untuk membuang sampah pada jam yang sudah ditetapkan Peraturan Daerah (Perda) Sampah yaitu pukul 18.00–06.00 WITA di TPS yang ada.

Salah seorang warga, Arti mengatakan, sampah yang terkumpul itu sejak tadi malam. “Sampahnya banyak sekali menumpuk dan biangnya bukan di bak sampah lagi. Kalau dulu ada banyak bak sampah,” katanya sembari membaca papan yang bertuliskan mengajak peduli sampah, Rabu (4/10/20170).

Diketahui, hingga dua tahun berjalan ada 95 TPS yang telah dihapuskan khususnya di jalan Jenderal Sudirman dan Ahmad Yani Kota Balikpapan. Sedangkan TPS yang aktif sebanyak 410 unit. Hal itu untuk mengajak masyarakat Balikpapan agar peduli terhadap lingkungan dengan melakukan pemilahan sampah rumah tangga sebelum di buang ke TPS.

Dari pantauan yang terlihat, memang terlihat sejumlah sampah menumpuk di atas trotoar. Yakni seperti contoh di Jalan Ahmad Yani, Karang Rejo terlihat sampah menumpuk di atas trotoar bahkan jalan yang membuat pemandangan tidak enak dilihat.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Balikpapan, Suryanto mengaku, kondisi saat ini memang demikian. Karena minimnya tempat sampah di ruas jalan perkotaan membuat masyarakat kerap kali menumpuk sampahnya di suatu tempat yang terlihat agar mobil pengangkut sampah yang lewat mengangkutnya.

“Memang situasinya seperti itu kalau malam, karena kami dari petugas kebersihan selalu mengangkut yang terlihat hingga pada pagi harinya,” tandasnya.

Kendati demikian untuk mengatasi persoalan itu, pihaknya tengah melakukan pengadaan bak sampah keliling untuk dimanfaatkan kepada masyarakat Kota Balikpapan yang tinggal di kawasan jalan protokol untuk membuang sampah di bak sampah keliling tersebut.

“Sedang dalam tahap pengadaan tempat sampah mobile. Dua bak, organik dan anorganik. Mudah-mudahan sebentar lagi ada. Penempatannya sendiri, ditempatkan pada titik-titik tertentu,” ujarnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Balikpapan Suryanto/Foto: Ferry Cahyanti
Lihat juga...