hut

Kades Bringinan Luncurkan Kartu Bringinan Sehat

PONOROGO – Demi menyelaraskan pemerataan fasilitas kesehatan, Kepala Desa Bringinan, Barno meluncurkan Kartu Bringinan Sehat (KBS), Jumat (27/10/2017). Peluncuran ini dilatarbelakangi oleh adanya Kartu Indonesia Sehat (KIS) berdasarkan data penduduk tahun 2011, dinilai banyak yang tidak tepat sasaran.

“Sehingga timbul kecemburuan sosial, akhirnya diluncurkan KBS,” jelasnya saat ditemui Cendana News, Jumat (27/10/2017).

Menurutnya, dengan adanya KBS ini diharapkan bisa memberikan pelayanan kesehatan yang sama seperti pemegang KIS dan tidak ada lagi kecemburuan sosial.

“Ini bentuk tanggung jawab desa atas kesehatan masyarakat,” ujarnya.

Tidak hanya meluncurkan KBS, Kades Bringinan juga memperkenalkan mobil ambulans untuk warga yang membutuhkan. Uniknya, pembelian mobil ini tidak menggunakan dana desa melainkan hasil sumbangan warga yang sukses.

Pemilihan mobil ambulans ini didasari karena di Desa Bringinan masih sedikit warga yang memiliki mobil. Jika sewaktu-waktu ada warga yang membutuhkan pertolongan dan perlu dibawa ke Rumah Sakit atau Puskesmas Kecamatan Jambon supaya tidak bingung lagi mencari kendaraan.

“Ini supaya mempermudah pertolongan kalau ada warga yang butuh kendaraan dengan segera karena sakit,” paparnya.

Akhirnya para pemuda mengusulkan mobil umum untuk desa, khusus untuk pelayanan orang sakit. “Namun masih koordinasi dengan Dishub bagaimana mekanismenya,” tuturnya.

Selain itu para pemuda dan perangkat desa tengah menggodok terkait kegunaan lain mobil ambulans untuk mengantar orang meninggal masih jadi perdebatan. “Kalau untuk mengantar orang sakit dan orang sakit jiwa, sudah fiks boleh,” tukasnya.

Namun yang menarik, mobil ini nantinya tidak hanya digunakan oleh masyarakat Desa Bringinan saja, tapi juga bisa dimanfaatkan oleh masyarakat desa sekitar.

“Asalkan tidak barengan dengan Desa Bringinan, boleh-boleh saja,” pungkasnya.

Kades Bringinan, Barno saat menunjukkan KBS/ Foto : Charolin Pebrianti.
Lihat juga...