Kemeriahan HUT TNI ke-72 di Malang

MALANG – Berbagai kemeriahan dan keceriaan dapat dirasakan dalam peringatan Hari Ulang Tahun Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke-72 kali. Mulai dari pertunjukan drama kolosal untuk mengingat perjuangan para pahlawan, hingga sebuah kejutan manis yang diberikan Polresta Malang kepada para prajurit TNI berupa nasi tumpeng, kue tart dan coklat sebagai lambang persahabatan. Selain itu masyarakat juga bisa merasakan langsung sensasi menaiki salah satu kendaraan tempur milik TNI.

Kapolresta Malang, AKBP Hoirudin Hasibuan mengatakan bahwa kejutan tersebut merupakan wujud kebanggaan mereka kepada TNI yang selama ini telah sangat baik dalam menjalankan tugas-tugasnya.

“Kejutan itu juga sebagai bukti kebersamaan Polri dengan TNI. Pada HUT Bhayangkara kemarin, Pak Danrem juga mengadakan acara peringatan HUT Bhayangkara di Korem,”  ucapnya, Kamis (5/10/2017).

Dandim 0833 Kota Malang, Nurul Yakin. Foto: Agus Nurchaliq

Diharapkan ke depan TNI bisa semakin jaya dan semakin dekat dengan rakyat sehingga apa yang menjadi tugas TNI untuk membela negara bisa terwujud bersama-sama dengan Polri.

Sementara itu Dandim 0833/Kota Malang, Letkol Inf Nurul Yakin mengatakan, bahwa kejutan tersebut merupakan wujud dari sinergisitas TNI dan POLRI.

“Terlihat mereka tadi datang berbondong-bondong menggunakan bus dengan membawa kue dan tumpeng, serta menyampaikan selamat ulang tahun kepada TNI. Untuk itu saya selaku Dandim menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran Kepolisian Kota Malang yang telah berupaya memberikan kejutan kepada prajurit TNI,” ucapnya.

Polresta Malang memberikan kejutan kepada Prajurit TNI. Foto: Agus Nurchaliq

Hal itu menunjukkan hubungan antara TNI dan Polri khususnya di kota Malang bisa terjalin dengan sangat baik.

“Pak Kapolres tadi juga menyerahkan coklat secara simbolis sebagai simbol silaturahmi dan persahabatan dari pihak kepolisian kepada TNI. Itu juga menunjukkan suatu sinergisitas yang sangat harmonis,” ucapnya.

Disinggung mengenai penyelenggaraan drama kolosal dalam peringatan HUT TNI kali ini, Yakin mengatakan pertunjukan drama kolosal sengaja dipersembahkan kepada masyarakat.

Menurutnya pertunjukan tersebut menceritakan perjuangan dari para pahlawan 10 November di Surabaya.

“Jadi, drama kolosal ini adalah hasil kolaborasi antara Kodim dengan SMA Ma’arif dan warga masyarakat lainnya,” akunya.

Selain itu, untuk lebih mendekatkan diri antara TNI dengan masyarakat, pihaknya telah menyiapkan empat Panser Anoa yang bisa dinaiki secara langsung oleh masyarakat terutama anak-anak.

Animo masyarakat sangat luar biasa sekali untuk hadir dalam acara ini dan mereka ingin membaur bersama TNI. Untuk itu sudah disiapkan empat kendaraan Panser Anoa kebanggaan TNI AD buatan anak negeri untuk melayani masyarakat khususnya anak-anak yang ingin berkeliling di Lapangan Rampal.

“Karena kendaraan itu dibeli dari pajak rakyat sehingga masyarakat juga harus bisa menikmati,” pungkasnya.

Pertunjukan drama kolosal. Foto: Agus Nurchaliq
Lihat juga...