Peminat Calon Panwascam di Maluku Mencapai 1.439 Orang

TERNATE – Peminat untuk menjadi Anggota Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) pada penyelenggaraan pemilihan Gubernur Pilkada serentak 2018 di Maluku Utara mencapai 1.439 orang. Jumlah tersebut adalah yang sudah terdaftar hingga batas akhir pendaftaran 30 September 2017 lalu.

Para pendaftar tersebut adalah yang sudah mengembalikan berkas dan formulir pendaftaran ke Panwslu kabupaten dan kota.  “Jumlah tersebut yang resmi memasukan berkasnya untuk 115 kecamatan di seluruh Provinsi Maluku Utara. Tapi nanti akan dilakukan verifikasi berkas calon Panwascam pada 30 September hingga 2 Oktober,” ungkap Kepala Sub Bagian Administrasi Bawaslu Malut, Tri Adiyanto Baay, Minggu (1/10/2017).

Dari jumlah tersebut, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) dengan jumlah kecamatannya yang mencapai 30, memiliki pelamar terbesar sebanyak 276. Kemudian kabupaten Halmahera Utara (Halut) dengan 17 kecamatannya sebanyak 230 pendaftar. Kabupaten kepulauan Sula dengan 12 kecamatannya sebanyak 196 pendaftar.

Sedangkan, untuk Kota Ternate dengan tujuh kecamatannya sebanyak 156 pendaftar serta alu kabupaten Halmahera Tengah (Halteng) sebanyak 112 pendaftar untuk 10 kecamatan. Selebihnya untuk Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) dengan 10 kecamatan punya 110 pendaftar. Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) sebanyak 109 untuk delapan kecamatan. Kota Tidore Kepulauan (Tikep) yang punya delapan kecamatan terdaftar 91 orang.

Begitu pula di Kabupaten Pulau Taliabu (Pultab) sebanyak 83 pendaftar di delapan kecamatan dan terakhir Kabupaten Pulau Morotai untuk lima kecamatan sebanyak 73 pendaftar. Untuk tahapan perpanjangan pendaftaran,kata Adi, akan dilakukan pada 3-5 Oktober termasuk pemasukan kelengkapan berkasnya.

“Pengumuman hasil seleksi berkas akan dilakukan pada 8 Oktober dilanjutkan uji publik (tanggapan masyarakat) lalu tes tertulis pada 13 Oktober,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Malut Muksin Amrin ketika dihubungi secara terpisah enyatakan, dalam perekrutan Panwascam ini akan melakukan perekrutan secara terbuka dan bisa dinilai oleh publik, sehingga anggota Panwascam yang diakomodir ini memiliki integritas dan kemampuan dalam menjalankan tugas-tugas pengawasan di lapangan. (Ant)

Lihat juga...