PHRI Balikpapan Berharap Direct Flight Diperbanyak

BALIKPAPAN — Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Balikpapan, mengharapkan akses penerbangan ke luar negeri langsung dari Balikpapan akan lebih banyak.

Hal itu untuk mendorong wisatawan dari mancanegara datang ke destinasi wisata di Kalimantan Timur dan Utara, dan Balikpapan sebagai kota terbuka yang telah memiliki Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan akan berdampak pada tingkat hunian hotel.

Ketua PHRI Balikpapan, Yulidar Gani, menerangkan saat ini wisatawan mancanegara mulai berdatangan dan bertumbuh sejak 2016.  “Ya, mungkin adanya tanda-tanda turis datang mulai bertumbuh walaupun bertahap. Karena kita masih  mengalami kesulitan direct flight, yang sekarang  tidak semua ada. Sekarang rombongan dari China sudah masuk ya ke Kaltara,  tapi  mereka charter flight,” ucapnya, Sabtu (7/10/2017).

Berdasarkan catatan PHRI, tingkat hunian hotel rata-rata untuk kota Balikpapan mencapai 50 persen. Jumlah tersebut bertumbuh setelah berdampak pada perusahaan tambang batu bara pada tiga tahun yang lalu. “Tingkat hunian sekarang 50 persen rata-rata. Saat ini di Kalimantan Utara itu memiliki potensi wisata yang besar juga, banyak pelancong datang ke sana mudah-mudahan Balikpapan kena imbasnya juga,” terangnya.

Menurut Yulidar, saat ini direct flight ke luar negeri masih sangat minim dan harapannya ke depan pintu gerbang direct flight ke luar negeri akan bertambah. Karena ini akan mendongkrak jumlah kunjungan wisatawan mancanegara. “Direct flight sekarang tidak semua ada, harapannya ke depan akan bertambah,” tandasnya.

Ia juga mengatakan, tingkat hunian hotel saat ini sudah lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Untuk meningkatkan tingkat hunian berbagai hotel memiliki paket-paket agar pengunjung dapat menginap di hotel. “Setiap ada iven-iven, hotel selalu memiliki paket-paket untuk mendongkrak hunian. Tingkat hunian saat ini jauh lebih baik,” tutupnya.

Lihat juga...