Pokdarwis Minang Rua Bahari Lepasliarkan Tukik

LAMPUNG — Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Minang Rua Bahari, mengadakan diskusi terkait konservasi satwa dilindungi jenis penyu belimbing serta berbagai jenis satwa yang ada di wilayah pantai pesisir Lampung Selatan, khususnya di wilayah pantai Minang Rua.

Ely Sakilah, Ketua Pokdarwis Minang Rua Bahari (berjilbab) saat proses pelepasan tukik bersama berbagai elemen masyarakat. [Foto: Henk Widi]
Ely Sakilah, ketua Kelompok Sadar Wisata Minang Rua Bahari, mengaku bangga dengan keberadaan lokasi wisata pantai yang akhirnya menjadi lokasi untuk bertelurnya penyu jenis Belimbing yang menepi di pantai Minang Rua, selanjutnya menetas dan bisa dilepasliarkan ke alam bebas.

Ely Sakilah menyebut keberadaan tukik atau anakan penyu tersebut sekaligus sebagai sebuah kesempatan untuk menjadikan lokasi pantai wisata tersebut sebagai tempat penangkaran satwa langka dan dilindungi tersebut, sekaligus meminta dukungan pihak terkait dari Dinas Kelautan dan Perikanan, Karantina Perikanan, Kepolisian Perairan Polres Lampung Selatan, Dinas Pariwisata  dan Kebudayaan Kabupaten Lampung Selatan.

“Saat ini sebagai sebuah lokasi wisata, kita sekaligus mendapat anugerah bagi warga karena selain diberikan keindahan alam, lokasi pantai Minang Rua menjadi tempat untuk datangnya satwa jenis penyu yang menepi dan bertelur selanjutnya akan dikonservasi agar bisa dikembalikan ke lingkungan”, terang Ely Sakilah, di desa Kelawi, kecamatan Bakauheni, saat diskusi, Sabtu (7/10/2017).

Sebagai lokasi wisata, Ely Sakilah menyebut telah melakukan berbagai pembenahan di lokasi wisata tersebut berupa penyediaan gubuk berteduh, homestay serta fasilitas untuk tempat sampah. Ia menyebut, berkat pengembangan pantai sekaligus menjadikan lokasi wisata tersebut semakin dikenal karena keindahannya sekaligus keberadaan penyu dilindungi dan menjadi lokasi edukasi dan konservasi penyu.

Diskusi konservasi penyu di Pantai Minang Rua bersama instansi DKP Lamsel, Karantina Ikan, Polair Polres Lamsel dan instansi lain. [Foto: Henk Widi]
Terkait hal tersebut, Kepala Dinas Kelautan Kabupaten Lampung Selatan, Dwi Jatmiko, menyebut keberadaan penyu di Lamsel ada di beberapa titik di sepanjang garis pantai Lamsel yang kerap dipergunakan untuk bertelur, di antaranya di Pantai Teluk Nipah di Sidomulyo, Pantai Minang Rua di Bakauheni.

Dinas Kelautan terus melakukan upaya pemetaan wilayah yang menjadi lokasi tempat bertelurnya penyu,serta sebagian wilayah tersebut dijadikan lokasi konservasi penyu.

Lihat juga...