STIE Malangkucecwara Laksanakan Pengabdian Masyarakat Melalui Posdaya

MALANG — Sebagai bagian dari perwujudan Tridharma perguruan tinggi, dosen Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Malangkucecwara diwajibkan untuk melakukan pengabdian masyarakat. Pos Pemberdayaan Keluarga (Posdaya) menjadi salah satu wadah yang tepat guna melaksanakan pengabdian tersebut. Salah satu bentuk pengabdiannya yakni dengan cara memberikan pendampingan ke masyarakat hingga membentuk Posdaya di daerah tersebut.

“Pendampingan ini berawal ketika Posdaya diinisiasi oleh Yayasan Damandiri untuk memberdayakan masyarakat. Dari situ kemudian kami para dosen STIE Malangkucecwara yang memiliki disiplin ilmu yang berbeda-beda melakukan pendampingan ke desa-desa maupun kelurahan,” jelas salah satu pendamping posdaya, Eko Sudjawoto kepada Cendana News, Kamis (19/10/2017).

Menurutnya, pendampingan tersebut dilakukan semata-mata karena kampus STIE Malangkucecwara mendorong para dosennya agar bisa melakukan pengabdian masyarakat sehingga mampu mengaplikasikan ilmunya.

Baca Juga: Manfaatkan Masjid, Posdaya Nurul Khasanah Sejahterakan Warga Sumbermulyo

Dikatakan Eko, di STIE Malangkucecwara sendiri, sebenarnya program posdaya disebar ke beberapa desa dan kelurahan yang ada di Kabupaten Malang, Kota Malang dan Kota Batu. Akan tetapi kebetulan kali ini ia bersama dengan ketiga dosen yang lainnya yakni Prof .Muslicha, Dr. Wiyarni dan Nanang diminta untuk mendampingi desa Ngroto, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang.

Pendamping posdaya Eko Sudjawoto (kiri), Dr.Wiyarni, Prof.Muslicha, Nanang/Foto: Agus Nurchaliq

Lebih lanjut Eko menyampaikan, selama ini pendampingan yang telah dilakukan yaitu dengan menginisiasi masyarakat untuk membentuk sebuah bidang usaha. Mereka berempat juga kerap kali memberikan pelatihan-pelatihan mulai dari pembuatan produk, pemasaran sampai dengan pelatihan cara mengelola keuangan.

Lihat juga...