Antisipasi Kecelakaan, PT KAI Sosialisasikan Keselamatan Kereta Api

Editor: Satmoko

54
Wakil Kepala Daop VI Yogyakarta, Ida Hidayati. Foto: Harun Alrosid

SOLO – PT. Kereta Api Indonesia Daerah Operasi (Daop) VI Yogyakarta, hari ini menggelar sosialisasi keselamatan Kereta Bathara Kresna, di Stasiun Purwosari, Solo, Jawa Tengah. Sosialisasi yang turut membawa miniatur kereta beserta lintasannya itu salah satunya untuk menekan tingginya angka kecelakaan kereta yang melintas dari Solo hingga Wonogiri tersebut.

Wakil Kepala Daop VI Yogyakarta, Ida Hidayati menyebutkan, tingginya angka kejadian yang melibatkan kereta perintis Batara Kresna, sebagaian besar diakibatkan kelalaian dari masyarakat. Sebab, sejauh ini, data menyebutkan kejadian yang melibatkan KA Bathara Kresna disebabkan kurang kehati-hatian, baik dalam berkendaraan maupun antisipasi.

“Untuk Bathara Kresna beberapa kali terjadi kasus karena kelalaian masyarakat. Ada mobil yang diparkir di perlintasan KA, sepeda motor melintas dengan tidak menghiraukan KA yang akan lewat, dan yang terakhir ada pasir yang menghalangi lintasan KA,” kata Ida kepada awak media, Rabu (15/11/2017).

Suasana sosialisasi keselamatan Kereta Bathara Kresna, yang diselenggarakan di Stasiun Purwosari, Solo. Foto: Harun Alrosid

Lebih lanjut Ida menjelaskan, perlintasan KA Bathara Kresna yang melintas di jalur tengah kota Solo sampai di Wonogiri, mengakibatkan rawan terjadinya kecelakaan. Sebab, perlintasan KA Bathara Kresna banyak bersinggungan langsung dengan moda transportasi darat lainnya. Terbatasnya petugas jaga serta banyaknya perlintasan dengan moda transportasi dan kendaraan lain, menyebabkan tingkat kerawanan kecelakaan semakin tinggi.

“KA sebenarnya hanya sebagai operator. Karena ini kereta perintas milik Dirjen KA, dalam operasinya kita kerja sama dengan Pemerintah Daerah terkait, termasuk petugas dari Dishub,” jelas dia.

Dalam sosialisasi keselamatan KA Bathara Kresna itu, Ida menegaskan yang perlu ditingkatkan adalah pembelajaran kepada masyarakat. Sebab, peran serta masyarakat dalam antisipasi sekaligus menekan angka kecelakaan KA Bathara Kresna dapat berjalan sukses, jika masyarakat juga mendukung.

“Pembelajaran ini yang harus digalakkan. Tentunya akan dilengkapi juga dengan rambu-rambu, agar kecelakaan bisa diantisipasi,” tandasnya.

Sosialisasi keselamatan KA Bathara Kresna yang diselenggarakan di Stasiun Porwosari ini lebih menekankan kepada anak di usia dini. Tujuannya adalah memberikan pemahaman dan pembelajaran akan pentingnya tertib berlalu lintas serta kehati-hatian saat melintas di perlintasan KA.

“Kalau ini sasarannya anak-anak PAUD, untuk yang dewasa kita telah lakukan di tujuh kecamatan di Sukoharjo. Kita kenalkan kepada mereka, sekaligus untuk memberikan pemahaman terhadap moda transportasi darat yang satu ini,” pungkasnya.

Komentar