Balikpapan Kurang 260 Guru SD dan SMP

Editor: Satmoko

52
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Balikpapan, Muhaimin. Foto: Ferry Cahyanti

BALIKPAPAN – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur mencatat masih kekurangan tenaga pengajar untuk jenjang pendidikan Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP). Adapun jumlah yang dibutuhkan sedikitnya 260 Guru yang terdiri 200 guru SD dan 60 guru SMP.

Terkait dengan kekurangan guru pengajar itu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan telah melakukan koordinasi dengan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) karena yang berwenang adalah Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB).

“Kami sudah menyampaikan ke BKPSDM soal kekurangan guru, sudah masuk usulan juga ke kementerian. Jadi tunggu saja, karena yang berwenang Kemenpan RB,” ungkap Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Balikpapan, Muhaimin (14/11/2017).

Dengan kekurangan itu, Muhaimin mengatakan sekolah berupaya melakukan pemenuhan tenaga pengajar seadanya.

Sementara itu, Kepala BKPSDM kota Balikpapan, Robi Ruswanto menyebutkan 2/3 merupakan porsi untuk guru SD dan SMP dari 5 ribuan ASN yang ada di Pemkot Balikpapan.

“Kita prioritaskan ke pengadaan guru, tahun ini saja kita sudah usulkan kebutuhan ASN sekitar 750 orang. Itu sudah termasuk guru,” sebutnya.

Pihaknya menegaskan hingga kini usulan itu belum mendapatkan jawaban dari kementerian. Namun, Robi optimis usulan itu akan terealisasi pada tahun mendatang.

“Kami yakinlah semoga bisa dipenuhi tahun mendatang. Untuk memenuhi kebutuhan guru itu memang tak dapat dipenuhi dengan tenaga tambahan, karena anggaran terbatas dan masih tahap evaluasi,” tambahnya.

Komentar