Bangunan Lima Lantai Rusunawa Somber Balikpapan Siap Huni

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

52
Rumah Susun Sewa (Rusunawa) Somber, Balikpapan Utara/Foto: Ferry Cahyanti

BALIKPAPAN — Rumah Susun Sewa (Rusunawa) di kawasan Somber, Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur yang dibangun sejak tahun 2015 oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat ini, pada tahun ini telah siap huni.

Baca juga: Bambang: PUTRI Rumahnya Taman Wisata

Rusunawa yang terdiri dari lima lantai dengan luas bangunan 4.850 meter persegi ini, sudah banyak diminati warga khususnya di kawasan yang letaknya berdekatan dengan Kawasan Industri Tahu Tempe.

“Sudah banyak yang daftar, tapi belum pindah. Tidak ada syarat khusus untuk menghuni rusunawa, hanya mendaftar ke pengelola dan menyertakan KTP serta Kartu Keluarga Balikpapan,” jelasnya, Senin (13/11/2017).

Sedangkan tarif yang untuk penghuni rusunawa lima lantai itu mulai dari Rp350 ribu hingga Rp460 ribu.

Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Ketut Astana/Foto: Ferry Cahyanti

Ketut menyebutkan tarif dibedakan berdasarkan lantai, lantai dua paling mahal, sementara lantai paling atas yang paling murah.

“Yang mendaftar lantai dua sudah full. Masuknya sama saja seperti menyewa rumah mekanismenya. Totalnya ada 96 unit hunian,” tukasnya.

Lanjutnya, setelah warga melakukan pendaftaran selanjutnya akan dilakukan pemanggilan untuk sosialisasi tarifnya sesuai dengan huniannya.

Selain itu, Ketut menjamin tidak ada kendala dalam ketersediaan listrik dan pasokan air karena penghuni rusunawa akan memanfaatkan sumur bor.

“Pembangunan ini untuk menciptakan kawasan lingkungan yang sehat. Rusunawa ini salah satu fungsinya untuk mengumpulkan pengusaha tempe supaya terpusat. Pengolahan limbah tempenya juga lebih terkendali,” paparnya.

Baca juga: Ini Cara Sandiaga Cegah Mafia Tanah Rumah DP 0 Rupiah

Untuk diketahui, kehadiran Rusunawa di Somber, Balikpapan utara menambah hunian di Balikpapan. Adapun rusunawa di kota ini yaitu Manggar, Sepinggan I, Sepinggan II, Damai Beriman, Km 7 Batu Ampar, Siaga, dan Perusda.

Komentar