Bantaran Sungai Cikembang Ancam Lahan Pertanian Warga

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

38
Walikota Banjar DR Ade Uu Sukaesih, S.Ip., M.Si., saat menijau lokasi Sungai Cikembang yang longsor/Foto: Baehaki Efendi

BANJAR — Bencana Longsor yang melanda tanggul Sungai Cikembang, yang berlokasi di Dusun Cikapundung, RT 33, RW 17, Desa Neglasari, Kecamatan Banjar, Kota Banjar, Jawa Barat, yang terjadi pada Tahun 2014 lalu, hingga kini belum mendapatkan penanganan yang serius dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citanduy.

Baca juga: Operasi SAR di Sungai Way Semaka, Tiga Jenazah Ditemukan

Longsoran tanggul yang terjadi di wilayah tersebut kini kondisinya semakin parah dan mengancam sekitar 20 hektar sawah milik warga.

Suparman salah seorang petani di Desa Neglasari, yang area pesawahannya terancam akibat longsor Sungai Cikembang/Foto: Baehaki Efendi

“Sudah hampir tiga Tahun, tanggul ini mengalami longsor, namun hingga kini belum ada langkah perbaikan yang dilakukan oleh pihak-pihak terkait. Bahkan kondisi sekarang jarak bibir sungai dengan area persawahan milik warga hanya sekitar dua meter lagi, dan bila air sedang besar (banjir) air kini sudah mulai masuk ke area sawah milik warga,” ungkap Suparman, salah seorang petani di wilayah tersebut, saat ditemui, Selasa (14/11/2107).

Suparman, mengungkapkan bila kondisi ini dibiarkan terus menerus, khawatir kondisi tanggul akan jebol dan merusak lahan pertanian.

Harapan petani yang ada disini, meminta kepada Pemerintah Kota Banjar, untuk secepatnya menangani bencana longsor Tanggul Sungai Cikembang ini.

“Kami ingin, dilakukan penyodetan sepanjang kurang lebih 400 meter di sepanjang lokasi tanggul Sungai Cikembang yang mengalami longsor ini, sehingga aliran air kembali normal,” harap Suparman.

Terpisah, setelah mendapatkan laporan dari Pemerintah Desa Neglasari, Walikota Banjar, DR. Hj. Ade Uu Sukaesih, S.Ip., M.Si., langsung melakukan peninjauan ke lokasi tanggul Sungai Cikembang.

Ade, berjanji akan secepatnya melakukan koordinasi dengan semua pihak terkait penanganan tanggul, khusunya pihak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citanduy, dan Pemerintah Kabupaten Ciamis. Pasalnya lokasi sungai tersebut berada di wilayah perbatasan antara Kota banjar dan Kabupaten Ciamis.

“Setelah mendapatkan laporan saya langsung datang kesini, untuk meninjau keadaan tanggul yang longsor tersebut. Karena kondisinya sudah parah dan mengancam keberadaan lahan pertanian warga, secepatnya kami akan berkoordinasi dan mengusulkan untuk dilakukannya perbaikan,” jelasnya.

Baca juga: Walkot Palembang: Banyak Sungai Telah Hilang

Ade, berharap mudah-mudahan hasil koordinasi kami dengan pihak-pihak terkait mendapatkan hasil, dan secepatnya tanggul Sungai Cikembang ini bisa segera diperbaiki.

Komentar