BI Latih Ratusan Wartawan di Jakarta

Editor: Koko Triarko

59
Kegiatan pelatihan wartawan daerah di Grand Sahid Jakarta yang berlangsung mulai hari ini, Senin (20/11/2017).

JAKARTA — Tingkatkan pemahaman wartawan media massa, utamanya fungsi Bank Sentral  dalam kebijakan moneter, sistem pembayaran dan stabilitas sistem keuangan, Bank Indonesia menyelenggarakan pelatihan wartawan daerah selama dua hari mulai 20-22 November 2017 di Jakarta.

Tercatat, 580 wartawan dari 34 Provinsi dari 46 Kantor Perwakilan Bank Indonesia ikut dalam pelatihan yang terdiri dari wartawan cetak, televisi, radio, online.

Dalam pembukaan pelatihan wartawan, Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia Agusman, mengungkapkan, kegiatan pelatihan ini penting dalam menjalin komunikasi lancar, efektif dan efisien, dan akan membuat transmisi kebijakan Bank Indonesia dapat diterima industri, pelaku usaha dan masyarakat secara cepat termasuk dalam mengendalikan ekspektasi inflasi.

Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Agusman. -Foto: Ferry Cahyanti

“Peran media massa sangat besar, sehingga Bank Indonesia menilai penting untuk meningkatkan pemahaman wartawan media massa secara rutin, utamanya tentang  fungsi Bank Sentral,” terangnya, saat pembukaan pelatihan wartawan daerah, Senin (20/11/2017).

Dalam pelatihan wartawan daerah oleh Bank Indonesia yang berlangsung selama dua hari ini, berbagai tema akan dibahas, yaitu pengendalian inflasi daerah untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat, perkembangan dan kebijakan sistem pembayaran BI, dan kebijakan makroprudensial untuk mendorong pertumbuhan perekonomian daerah.

Dalam pemaparan beberapa materi pelatihan, di antaranya Departemen Manajemen Strategis dan Tata Kelola, Dyah Nastiti, Direktur Kebijakan Ekonomi dan Moneter, Yoga Affandi, Deputi Kementerian Perekonomian, Iskandar Simorangkir, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, dan lainnya.

“Kegiatan pelatihan wartawan daerah ini yang kedua kalinya secara bersama-sama di Jakarta, setelah dilakukan oleh masing-masing Kantor Perwakilan Bank Indonesia,” katanya.

Asisten Gubernur BI, Dyah Nastiti, mengatakan peran media sangat penting dalam menyampaikan kebijakan-kebijakan Bank Sentral. “Dengan pemahaman yang sama, pasti peran media sangat penting dalam menyampaikan kebijakan-kebijakan,” tukasnya.

Hamdan, salah seorang peserta pelatihan wartawan dari Balikpapan mengaku mendapatkan banyak pelajaran yang berguna. Menurutnya, banyak hal yang tidak diketahui mengenai fungsi dari BI. “Yang jelas pemahaman saya bertambah, karena desk saya adalah olahraga, jadi paham sedikit tentang BI kalau dimintai liputan mengenai ini,” katanya.

Komentar