Bina Warga, Polisi Depok Suling Tempat Ibadah

Editor: Irvan Syafari

57
Bhabinkamtibmas Desa Ragajaya, Aiptu Dian, saat melaksanakan giat 'Suling' di Masjid An Najja, Kampung Citayem, Desa Ragajaya, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor/Foto: Makmun Hidayat.

DEPOK — Matahari tampak belum terbit menyapa bumi, seorang polisi bergegas menuju Masjid An Najja di Kampung Citayem, Desa Ragajaya, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor. Apa yang dilakukan anggota polisi dari Polsek Bojonggede, yang masuk wilayah hukum Polresta Depok, sepagi itu?

Tak kurang dari 30 menit, dari pukul 04.30 hingga sekitar pukul 05.00 WIB, sang polisi berada di masjid tersebut. Kesempatan yang baik, selagi berada di tengah-tengah warga yang berdatangan ke masjid untuk berjamaah menunaikan Salat Subuh.

Polisi itu bukan hanya beribadah secara vertikal, berkomunikasi dengan sang Khaliq melalui salat, tetapi juga sekaligus membina hubungan horisontal dengan warga.

Namanya Dian, polisi berbangkat Ajun Ispektur Polisi Satu (Aiptu) itu, seusai menjalankan ibadah Salat Subuh berjamaah, lantas berbicara di hadapan sekitar 15 jamaah, warga sekitar masjid. Sejumlah pesan berupa imbaun pun meluncur satu demi satu, terkait antara lain soal keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Suling, kata Dian, merupakan kepanjangan dari Subuh Keliling. Kegiatan ini, lanjutnya, dilaksanakan sesuai dengan program kerja Kapolresta Depok untuk meningkatkan kebersamaan dengan warga serta lebih mendekatkan diri kepada masyarakat.

“Selain itu, untuk meningkatkan ketakwaan seluruh anggota Polresta Depok,” ujar Dian, Bhabinkamtibmas Desa Ragajaya, kepada Cendana News, Selasa (14/11/2017) pagi.

Dalam kesempatan ‘Suling’ tersebut, Dian menyampaikan program unggulan Kapolresta Depok kepada jamaah, antara lain, aplikasi Hallo Polisi dan Panic Button. Ia meminta agar jamaah men-download aplikasi itu di ponsel cerdas berbasis Android.

Dengan begitu, warga dapat melaporkan kejadian tindak pidanan atau gangguan kamtibmas dan bisa diantisipasi sesegera mungkin untuk ditindaklanjuti oleh polisi.

Dian juga meminta jamaah, agar lebih memerhatikan keamanan lingkungan. Dimulai dari diri sendiri dan keluarga dengan menggalakkan kembali sistem pam swakarsa dan Siskamling utamanya untuk antisipasi pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) dan pencurian di rumah kosong.

“Saya juga tekankan jamaah untuk galakkan kembali tentang tamu wajib lapor diri 1 X 24 jam kepada ketua lingkungan,” imbuhnya.

Komentar