Disperindag Prioritaskan Pasar Murah Wilayah Perbatasan Sulut

41
Ilustrasi kegiatan pasar murah- Foto: Dokumentasi CDN

MANADO – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sulawesi Utara memprioritaskan kegiatan pasar murah Natal di wilayah perbatasan. Ada tiga kabupaten kepulauan yang akan disasar kegiatan tersebut.

“Pasar murah Natal tahun ini, pertama kali akan dilakukan di tiga kabupaten kepulauan Sulut yakni Sitaro, Sangihe dan Talaud,” kata Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Dinas perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulut Hanny Wajong di Manado, Senin (13/11/2017).

Pihaknya mengutamakan tiga kabupaten tersebut, katanya, karena mengingat setiap di akhir tahun pasti akan ada gelombang cukup tinggi. Dengan pasar murah di harapkan masyarakat akan mudah mendapatkan bahan makan. Pasar murah di tiga kabupaten tersebut akan dilakukan pasar murah Natal sebanyak sembilan kali.

“Pasar murah Natal ini untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah, dalam mendapatkan sejumlah kebutuhan pokok untuk menyambut Natal dan Tahun Baru. Untuk mengantisipasi gelombang pasang, maka di pertengahan bulan November ini, kami akan melakukan pasar murah di wilayah perbatasan tersebut,” tambahnya.

Pemerintah Sulut akan menggelar pasar murah Natal 2017 di 50 titik yang tersebar di 15 kabupaten dan kota di daerah tersebut. Dari 50 titik tersebut paling banyak dilakukan di Kota Manado karena memiliki penduduk paling banyak yang merayakan Natal. Pasar murah Natal ini, katanya, akan ada subsidi dari pemerintah, swasta maupun distributor, sehingga harga akan lebih murah dibandingkan swalayan dan pasar tradisional.

Dia mengatakan setiap pasar murah, pihaknya membawa gula pasir , tepung terigu, telur ayam, beras, minyak goreng, dan mentega juga yang lainnya. Dalam setahun, Disperindag Sulut menggelar pasar murah beberapa kali terutama menjelang Bulan Suci Ramadhan dan Idul Fitri, Natal dan Tahun Baru. (Ant)

Komentar