Gagal Loloskan Italia ke Rusia, Giampiero Ventura Tetap Menolak Mundur

Editor: Irvan Syafari

50
Ilustrasi/Foto: dokumentasi CDN.

MILAN –– Salah satu kiblat sepakbola dunia, Italia, dipastikan tidak akan berkiprah di final Piala Dunia 2018 di Rusia. Italia kalah agregat 1-0 dari Swedia. Meski begitu, arsitek Gli Azzurri, Giampiero Ventura masih tetap menolak mundur dari jabatannya.

Ventura yang dianggap bertanggung jawab atas kegagalan Italia melaju ke Final Piala Dunia 2018 di Rusia, mengklaim catatannya bersama Gli Azzurri tidak terlalu buruk. Buktinya, dalam dua tahun ia hanya dua kali mengelami kekalahan.

“Saya hanya kalah dua kali dalam dua tahun,” ucap pelatih yang masih terikat kontrak hingga 2020 mendatang.

Ventura sendiri masih enggan banyak berkomentar kepada media terkait kegagalan Gianluigi Buffon dkk, sekaligus kegagalan pertama dalam 60 tahun terakhir.

“Saya tidak bisa bicara sekarang. Ada saatnya saya akan memberikan banyak waktu pada Anda untuk menanyakan dan kita akan berdiskusi panjang lebar mengenai isu ini,” ucap Ventura kepada media saat ditanya kemungkinan mengundurkan diri.

“Saya meminta maaf kepada seluruh fans Italia atas kegagalan lolos ke final Piala Dunia. Sungguh mengerikan menyaksikan Piala Dunia tanpa Italia. Tapi semuanya sudah terjadi dan saya tidak bisa berbuat banyak untuk mengubahnya,” tegas Ventura.

“Saya masih memiliki banyak hasil bagus dalam 40 tahun karir saya. Dan saya hanya kalah dua kali bersama Italia dalam dua tahun ini,” sambungnya.

Dalam sebuah wawancara dengan stasiun televisi Italia, Ventura sempat menyebut bakal mundur dari jabatannya sebagai pelatih. Namun tak lama berselang, ia kemudian mengonfirmasi bahwa ia tidak pernah mengatakannya, meski terekam kamera.

Federasi sepakbola Italia, FIGC, mengagendakan pertemuan Rabu ini guna membahas kegagalan Gli Azzurri. Hasil ini turut membuat Presiden FIGC, Carlo Tavecchie, dalam tekanan. Seperti halnya Ventura, ia juga didesak mundur sebagai bentuk tanggung jawab.

Komentar