Hujan Semalaman, Tebing Longsor Timpa Rumah Warga di Banjar

Editor: Irvan Syafari.

46
Lasipan (58), Kepala Dusun Sinargalih, Desa Sinartanjung, didamping slah seorang anggota TNI, menunjukan lokasi material longsor yang masuk ke dalam rumah milik Saidani (43)/Foto: Baehaki Efendi.

BANJAR — Hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Banjar, Jawa Barat, sejak Selasa sore, hingga Rabu pagi hari, membuat tebing setinggi kurang lebih 10 meter yang berada di wilayah Blok Pasirsela, Perkebunan Karet Mandalare, PTPN VIII Batulawang, tepatnya Dusun Sinargalih, RT 35, RW 08, Desa Sinrtanjung, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar, Jawa Barat, longsor, pada Selasa (14/11/2017) malam sekitar pukul 22.30 WIB.

Akibat dari bencana tersebut, materil longsoran menimpa dan hampir masuk ke rumah salah seorang warga bernama Saidani (43), yang rumahnya persis berada di bawah tebing tersebut.

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari Kepala Dusun Sinargalih, Lasipan (58), Rabu (15/11/2017) bencana longsor yang terjadi di wilayahnya tersebut diakibatkan oleh hujan lebat yang mengguyur di wilayah tersebut sejak sore hingga pagi hari. Hujan lebat tersebut meyebabkan tebing setinggi kurang lebih 10 meter, menimpa rumah salah seorang warga bernama Saidani, dan merusak bagian kaca depan rumah.

Lasipan, mengungkapkan beruntung dalam bencana longsor tersebut, tidak sampai menimbulkan korban jiwa. Dan untuk sementara waktu keluarga korban diungsikan ke tempat yang lebih aman, yaitu ke rumah keluarga korban, disekitar daerah gunung gembok, Karena dikhawatirkan adanya longsor susulan.

“Sementara keluarga dan pemilik rumah kita ungsikan ke tempat yang lebih aman. Kondisi rumah hanya mengalami kerusakan pada bagian kaca depan. Pemerintah Desa, dibantu anggota TNI, serta masyarakat sekitar kini sedang bersiap-siap untuk membersihkan material longsoran,” katanya.

Lasipan, menambahkan kami sebagai Kepala Dusun di wilayah Sinargalih ini, mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap waspada, dan siaga. Apalagi saat ini intensitas hujan wilayah Kota Banjar, mulai meningkat. Ancaman bencana alam kapan saja bisa terjadi, dan mengacam keselamatan jiwa warga masyarakat yang tinggal di wilayah sini.

Komentar