Kapal Nelayan Asal Jawa Tengah Tenggelam di Selat Sulawesi

Editor: Satmoko

458
Korban KM Makmur Rejeki. Foto: Istimewa

KOTABARU – Kapal nelayan asal Jawa Tengah tenggelam di perairan Pulau Masalima, Selat Sulawesi, yang berbatasan antara Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan dan Sulawesi Barat. Kapal dengan nama lambung KM Makmur Rejeki itu tenggelam Senin dini hari (13/11/2017).

Nahkoda KM Makmur Rejeki, Rasulin (48) mengatakan, para nelayan bertolak dari perairan Kabupaten Pati, Jawa Tengah pada Sabtu (4/11/2017). Rasulin mengakui sudah 12 hari melaut untuk mencari ikan. Menurut dia, terbaliknya kapal saat ABK sedang menarik jaring kapal dan dihantam gelombang Selat Sulawesi.

Dalam hitungan detik, kapal langsung terjungkal yang mana mengakibatkan para ABK tercebur ke laut. “Diri saya langsung spontan terkejut dan masing-masing menyelamatkan diri,” kata Rasulin.

Korban KM Makmur Rejeki diangkut tim penyelamat. Foto: Istimewa

Ia sempat berenang sepanjang 1 mil dengan memakai galon air kosong untuk menghampiri kapal-kapal nelayan yang ada di sekitar lokasi. Rasulin meminta kapal nelayan lain menjemput ABK yang selamat. “Kami melakukan penangkapan ikan,” ujar Rasulin.

Komandan Kapal Angkatan Laut Kelambau di Lanal Kotabaru, Kapten Laut (P) Dwi Sulistyo, mengatakan, ada 25 Anak Buah Kapal (ABK) di KM Makmur Rejeki. Menurut Dwi, kapal itu karam akibat lambung kiri kapal kosong dan ABK sedang menarik jaring yang melingkar di lambung kanan kapal.

Ia mencatat pada pukul 02.00 wita, ada 18 orang ABK yang dievakuasi kapal purseine lainnya. Menginjak pukul 06.00 wita, ABK atas nama Toani (55) ditemukan meninggal dunia. “Mereka dievakuasi ke kapal penumpang KM Rusdi Putra 02 dari Batulicin, sampai datang KAL Kelambau ke lokasi kejadian,” kata Kapten Dwi Sulistyo kepada wartawan, Selasa (14/11/2017).

Dwi menambahkan, petugas gabungan yang terdiri atas TNI AL, Polair Polres Kotabaru, Basarnas, dan nelayan, masih mencari enam orang ABK lainnya hilang. Hingga Selasa siang, 14 November, Dwi memastikan belum menemukan enam korban tenggelamnya kapal asal Jawa Tengah itu.

Kapten Dwi menduga enam korban ini masih terjebak dalam kapal atau jaring kapal. “Korban selamat dan meninggal dievakuasi ke RSUD Kotabaru,” ujar Dwi.

Mengutip data TNI AL Lanal Kotabaru, Kalimantan Selatan, berikut daftar nama korban tenggelam ABK KM Makmur Rejeki:

1. Taoni (55) asal Pekalongan (meninggal dunia)
2. Heryanto (40) asal Pekalongan (dalam pencarian)
3. Wasiblan (65) asal Pekalongan (dalam pencarian)
4. Sakirin (24) asal Pekalongan (dalam pencarian)
5. Solihin (24) asal Talun, Pati (dalam pencarian)
6. Suntung (64) asal Talun, Pati (dalam pencarian)
7. Karno (53) asal Pemalang (dalam pencarian)
8. Rasulin (48) asal Pekalongan (selamat)
9. Tarnoto (30) asal Batang (selamat)
10. Adik Saputra (33) asal Juwana, Pati (selamat)
11. Agung Susanto (20) asal Juwana, Pati (selamat)
12. Miftah Rizqi (23) asal Pekalongan (selamat)
13. Wanuri (30) asal Batang (selamat)
14. M. Teguh Raharjo (22) asal Pekalongan (selamat)
15. Nasoha (27) asal Batang (selamat)
16. Priyanto (21) asal Batang (selamat)
17. Sarji (27) asal Batang (selamat)
18. Wartono (45) asal Batang (selamat)
19. Tanto (30) asal Batang (selamat)
20. Kastuli (31) asal Batang (selamat)
21. Caryono (50) asal Pekalongan (selamat)
22. Aries (19) asal Pati (selamat)
23. Arifin Agus Riyanto (19) asal Kebumen (selamat)
24. Riki Hargianto Lukman (20) asal Kebumen (selamat)
25. Arief (27) asal Juwana, Pati (selamat)

 

Komentar