Karim Benzema Ragukan Masa Depan Bersama Perancis

Editor: Satmoko

48
Ilustrasi. Dok: CDN

PERANCIS – Striker Real Madrid, Karim Benzema, absen dari Timnas Perancis dalam dua tahun terakhir, setelah skandal dugaan pemerasan terhadap rekan setimnya mencuat. Benzema menyebut, ia tidak memiliki peluang bersama Les Blues selama masih ditangani Didier Deschamps.

Striker berusia 29 tahun mengungkapkan, pengasingannya dari Timnas Perancis bakal berlanjut di masa depan. Dengan semakin dekatnya gelaran Piala Dunia 2018 di Rusia, mantan bintang Lyon ini pun meminta Deschamps hanya fokus pada hal-hal yang terjadi di lapangan.

“Bisa saja ada (rekaman skandal seks), tentu saja. Ada cerita juga sebelumnya, dengan rekaman seks, dan itu bisa saja terjadi. Tapi secara personal, yang terjadi di luar olahraga, semestinya tidak dibiarkan keluar. Semua yang terlibat telah melupakan sepakbola. Dua tahun sudah saya tidak terlibat dalam skuad Timnas Perancis,” ucap Benzema.

Menurutnya, secara pribadi ia tidak memiliki persoalan dengan pelatih. Namun demikian, selama Deschamps memegang kendali skuad Les Blues, ia meyakini tidak akan memiliki kesempatan untuk kembali berseragam tim Ayam Jantan.

“Bukan soal ditelepon atau tidak. Saya melakukan kontak telepon sebelum Euro, dan tidak ada penjelasan apa pun dari pelatih. Ia figur yang saya hormati, ia juga menunjukkan respek pada saya sebelum akhirnya berpaling. Itu sangat menyakitkan,” tegasnya.

Benzema mengakui, gelaran Piala Dunia membuatnya dalam dilema. Ia mengaku sangat ingin terlibat di dalamnya. Ia senang dengan tekanan hebat yang dihasilkan turnamen paling prestisius ini. Apalagi, ia mengklaim tidak memiliki masalah dengan pemain Perancis mana pun. Tapi, ia sadar image sebagai pribadi di luar lapangan, tidak cukup baik.

Selain terasing dari Timnas Perancis, Benzema juga dipaksa berjuang keras untuk mendapatkan tempatnya dalam skuad asuhan Zinedine Zidane. Benzema baru mengemas satu gol dari sembilan penampilannya bersama Real Madrid di La Liga dan Liga Champions. (dari berbagai sumber)

Komentar