Keluhkan Akses Pertanian, Pemerintah Desa Akhirnya Buka Jalan

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

36
Pemerintah Desa Kalangan gunakan alat berat untuk buka akses menuju pertanian warga/Foto: Harun Alrosid

SOLO — Petani di desa Kalangan, Kecamatan Pedan, Klaten, Solo, Jawa Tengah mengeluhkan sulitnya akses jalan menuju ke area persawahan. Hal ini dikarenakan setiap panen maupun musim tanam tiba, petani harus berjalan lebih dari satu kilometer untuk sekedar membawa benih maupun membawa hasil sebelum dibawa pulang.

Baca juga: PT. NTJ Larang Warga Egon Kabupaten Sikka Melintasi Jalan Desa

Salah satu petani, Sawono mengatakan, sudah belasan tahun petani di Desa Kalangan mengeluhkan sulitnya akses menuju ladang meraka. Sejauh ini petani hanya mengandalkan jalan setapak untuk bisa mengangkut hasil panen maupun pupuk sebagai perawatan.

“Jalan ini sebenarnya kendala utama petani di desa ini. Oleh karena itu adanya pembutan jalan ini sangat didukung oleh petani,” kata dia kepada awak media, Senin (13/11/2017).

Sarwono dan sejumlah petani lainnya yang selama ini kesulitan akses jalan/Foto: Harun Alrosid

Lebih lanjut Sarwono menjelaskan, tidak adanya akses dan jaraknya yang cukup jauh membuat petani secara sukarela memberikan sebagian lahan mereka untuk dibuat jalan.

“Ini karena semuanya demi kepentingan bersama. Kalau tidak mau dikepras, untuk jalan sulit, apalagi untuk akses traktor untuk membajak tidak bisa,” terangnya.

Baca juga: SBT Desak Perbaikan Jalan di Tiga Kecamatan

Pihak Pemerintah Desa (Pemdes) berani membuka akses jalan karena banyaknya keluhan yang masuk dalam setiap musyawarah desa. Melalui pengajuan APBD, pihak desa akhirnya membuat akses jalan dengan panjang satu kilomter dan lebar 4 meter.

“Untuk buka akses ini, kita minta area di sisi kanan dan kiri jalan terkena dampak 1,5 meter hingga dua meter untuk dijadikan jalan. Ini kita lakukan untuk kepentingan bersama,” papar Fakhrudin Ali selaku Kepala Desa Kalangan.

Anggaran pembuatan akses jalan untuk petani inipun dikaitkan dengan program normalisasi sungai Kalangan. Sembari mengerjakan perbaikan tanggul yang menjadi penghambar saluran irigasi, Pemdes membuat akses jalan untuk pertanian.

Kepala Desa Kalangan Fakhrudin Ali/Foto: Harun Alrosid

Pembuatan akses jalan pertanian ini selain untuk kelancaran transportasi pertanian sekaligus menuju lokasi embung.

“Sehingga akses ini bisa mendukung pengembangan desa wisata yang ada di embung tersebut,” tambah Fakhrudin.

Baca juga: Desa Klaten Lamsel Tingkatkan Kualitas Jalan Lingkungan Secara Bertahap

Untuk 2017, Pemdes Kalangan melalui Dana Desa akan fokus menyelesaikan pembangunan infrastruktur, terutama jalan antar desa. Sementara untuk 2018 nanti, pembangunan akan dilakukan dengan sasaran makam dan jalan.

“Kita harapkan dari Pemerintah Kabupaten juga memberikan perhatian agar mempercepat pembangunan jalan-jalan desa lainnya. Untuk pembangunan jalan ini kita anggarkan hanya Rp 50 juta,” pungkasnya.

Komentar