Lebih 100.000 Orang Meninggal Akibat Diabetes di Mexico

45
Ilustrasi bendera Mexico - Foto: Wikipedia

MEXICO CITY – Menteri Kesehatan Mexico Jose Narro menyebut, kematian akibat diabetes di Mexico mencapai 105.500 pada 2016. Jumlah tersebut mencapai lebih banyak 7.000 kejadian dibandingkan tahun sebelumnya.

Pada acara lomba nasional Moving Mexico for your health ketiga, Narro mengatakan, adanya tambahan jumlah kasus tersebut menjadikan diabetes sebuah  masalah yang tidak  bisa disepelekan. “Dari satu tahun ke tahun berikutnya, 7.000 kematian tambahan memperlihatkan kepada kita besarnya masalah,” tandasnya, Senin (13/11/2017).

Narro mengatakan, Hari Diabetes Dunia dijadwalkan diperingati pada 14 November dan Mexico berencana menyelenggarakan kegiatan guna mendorong kegiatan fisik dan olah raga. Pencanangan tersebut guna memerangi kegemukan dan penyakit yang terkait dengan kondisi tersebut.

“Bersama dengan kegemukan berkembang diabetes, hipertensi, gagal ginjal, banyak penyakit kronis,” Narro menambahkan.

Mexico terus menghadapi angka tertinggi orang yang kegemukan dan kelebihan berat di tengah warganya. “Ini bukan mengenai berolah-raga satu hari, pada Ahad, dan kemudian berhenti melakukannya sepanjang pekan.  Apa yang kita perlukan, secara sistematis, ialah melakukan olah raga fisik.”

Menurut satu laporan dari Organisasi bagi Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD) kegemukan dialami oleh 33,3 persen penduduk Mexiko yang berusia di atas 15 tahun. Selain itu, 35 persen mereka yang berusia 12-19 tahun kelebihan berat atau kegemukan. (Ant)

Komentar