Legiuner Mewabah di California, Sembilan Infeksi Terjadi di Disneyland

43
Ilustrasi - Dokumentasi CDN

LOS ANGELES – Disneyland menutup dan membersihkan kemungkinan cemaran yang ada di dua menara pendinginnya. Pembersihan dilakukan setelah terjadi wabah Legiuner, yang menjangkit 12 orang di California dimana sembilan di antaranya adalah tamu atau karyawan di taman hiburan di Anaheim tersebut.

Legiuner adalah salah satu dari tiga penderita penyakit pernafasan. “Penyakit tersebut berakibat fatal pada seseorang yang memiliki masalah kesehatan tambahan,” kata pejabat Badan Kesehatan Wilayan Orange Jessica Good.

Petugas utama kesehatan untuk Walt Disney Parks and Resorts, Pamela Hymel, mengatakan, setelah mengetahui keberadaan Legiuner otoritas taman tersebut memerintahkan menara pendingin diberikan bahan kimia untuk menghancurkan dan mematikan bakteri penyakit tersebut.

Menara pendingin adalah sarana untuk menyediakan air dingin untuk berbagai kegunaan di Disneyland. Menara tesebut mengeluarkan uap atau kabut, yang dipercaya dapat membawa bakteri Legionnella. Disneyland, yang dibuka pada 1955 dan menarik puluhan ribu pengunjung dalam sehari, dimiliki The Walt Disney Company.

Hymel mengatakan bahwa petugas kesehatan setempat telah meyakinkan mereka bahwa tidak ada lagi risiko penyakit bagi tamu atau pegawai taman tersebut. Tidak ada informasi mengenai kondisi 11 korban yang tersisa, karena undang-undang kerahasiaan pasien.

Good mengatakan bahwa penyelidikan terhadap kelompok penderita Legiuner menemukan bahwa 12 orang yang sakit karena penyakit paru-paru serius telah melakukan perjalanan, tinggal, atau bekerja di Anaheim selama September. Sepuluh orang dari korban penyakit tersebut berusia antara 52 sampai 94 tahun, dan telah dirawat di rumah sakit.

Penyakit legiuner disebabkan oleh bakteri Legionella dan dapat menyebabkan penyakit pernafasan serta pneumonia yang berpotensi fatal. Orang tua dan mereka yang memiliki masalah kesehatan sangat berisiko terjangkit bakteri tersebut.

Menurut badan kesehatan Wilayah Orange (OCHA), Legionella menjadi lebih umum di Amerika Serikat dan di Wilayah Orange, di mana 55 kasus telah dilaporkan hingga Oktober 2017, dibandingkan dengan 53 kasus untuk keseluruhan pada 2016 dan 33 kasus pada 2015.

Menurut OCHCA, gejala klinis akan berkembang adalah pada dua hingga 10 hari setelah terpapar bakteri tersebut akan terjadi demam, menggigil, batuk, sakit otot, dan sakit kepala. Penyakit tersebut dapat diobati dengan antibiotik, yang bisa menyembuhkan gejala dan mempersingkat lamanya sakit. Penyakit legiuner tidak dinyatakan sebagai penyakit menular. (Ant)

Komentar