Nabila, Wakili NTT Ajang Modeling di Jambi

Editor: Satmoko

174
Pelangi Nabila Sehaja Umar diapit ibunya Nadia Ladjar dan sang ayah Muhamad Guntur Umar. Foto: Ebed de Rosary

MAUMERE – Menjadi model tentu impian bagi banyak perempuan di negeri ini. Apalagi tampil dalam ajang perlombaan modeling tingkat nasional dan bisa mengukir prestasi gemilang.

Impian itu bagi Pelangi Nabila Sehaja Umar, sisiwi kelas 3 SMPN1 Maumere, awalnya tidak ada dalam benaknya sebab mengikuti lomba modeling dilakukan hanya sekedar iseng saja menuruti kemauan sang ibu.

“Mama yang mendaftarkan saya dan mendorong saya untuk ikut lomba modeling. Bahkan di rumah mama mengajarkan saya cara berjalan di atas cat walk dan berkomunikasi,” ungkap Nabila sapaannya kepada Cendana News, Kamis (16/11/2017).

Nabila meraih juara pertama untuk kategori B kelompok umur 11 sampai 14 tahun saat lomba di Maumere sehingga mengikuti lomba di Jakarta pada 6 sampai 8 Juni 2017 yang diikuti oleh 34 kota di Indonesia. Kemudian terpilih mewakili NTT untuk tingkat nasional di Jambi pada 7 sampai 17 Desember 2017.

Pelangi Nabila Sehaja Umar bersama ketua panti asuhan Ummul Mukminin Hafsah Muhamad Iksan serta anak-anak panti asuhan. Foto: Ebed de Rosary

“Saat lomba di Jakarta saya meraih juara pertama untuk kategori B dengan menampilkan gaun etnik glamour yang dipadukan dengan motif tenun Sikka sehingga diikutsertakan dalam lomba Miss Teen di Jambi nanti,” tuturnya.

Untuk di Jambi, lanjut remaja putri kelahiran Maumere 26 Maret 2003 ini, dirinya akan mengenakan pakaian dengan motif tenun ikat Sikka. Gaun yang dilombakan adalah gaun karnaval.

“Saya senang bisa meraih juara meski harus bersaing dengan wakil-wakil dari daerah lain di Indonesia yang lebih berpengalaman dalam mengikuti perlombaan dan ajang fashion show,” tegasnya.

Nadia Ladjar, ibu dari Nabila saat ditanya mengaku, dirinya mendaftarkan Nabila ikut lomba modeling dan di rumah juga mengajari Nabila cara berjalan serta membentuk mental agar lebih percaya diri.

Nadia juga mengaku, melatih cara berkomunikasi serta untuk mempersiapkan diri ke Jambi nanti, Nabila mengikuti les privat bahasa Inggris. Selain itu adalah belajar mengetahui dan mengenal tempat-tempat wisata serta adat budaya NTT khususnya Kabupaten Sikka.

“Saya selalu memotivasi dia serta menggembleng mental agar selalu terobsesi meraih juara supaya bisa mengharumkan nama keluarga, sekolah dan daerah kita. Saya juga akan ikut mendampingi dia saat lomba tingkat nasional di Jambi,” tuturnya.

Muhamad Guntur Umar, ayah Nabila yang ditemui Cendana News bersama sang isteri dan putri kesayangannya, memberikan bantuan ke panti asuhan Ummul Mukminin Hafsah Kelurahan Waioti siang ini, mengatakan, dirinya sengaja mengajak Nabila untuk memberikan bantuan kepada anak-anak panti asuhan.

Guntur menyebutkan, dirinya ingin agar Nabila memiliki tenggang rasa, memiliki keterpanggilan untuk selalu berbagi dengan sesama yang membutuhkan bantuan dan pertolongan.

“Saya ingin agar saat dia meraih predikat terbaik, jangan lupa melihat ke bawah. Hari ini dia berbuat yang terbaik, pasti ke depan dia akan melakukan hal-hal baik,” pungkasnya.

Bersama kedua orang tuanya, Nabila mendatangi panti asuhan Kamis (16/11/2017) siang dengan membawa sumbangan sembako ke panti asuhan yang dikhususkan bagi anak-anak Muslim di kompleks IKIP Muhamadiyah Maumere tersebut.

Komentar