Operasi Zebra, Polres Sikka Jaring 337 Pelanggar

Editor: Satmoko

120
Pelanggar lalu lintas yang terjaring dalam operasi zebra yang digelar Satlantas Polres Sikka. Foto: Ebed de Rosary

MAUMERE – Selama dua minggu melakukan operasi Zebra sejak tanggal 1 sampai 14 November 2017, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sikka menjaring 337 pelanggar lalu lintas. 61 pelanggar diberikan teguran dan berkasnya sudah dilimpahkan kepada Pengadilan Negeri Maumere untuk disidangkan.

“Pelanggaran terbanyak dilakukan oleh pengendara sepeda motor yang tidak mengenakan helm saat berkendara serta tidak memiliki kelengkapan sepeda motor seperti SIM dan STNK,” terang Iptu Leyfrids Didrak Mada, SH, Kasatlantas Polres Sikka, saat ditemui Cendana News Rabu (15/11/2017) di kantornya.

Dikatakan Frids, sapaannya, memang banyak pengendara sepeda motor yang saat mendekati lokasi operasi zebra berbalik arah setelah melihat adanya operasi sehingga pihaknya menghimbau agar pengendara jangan berbalik arah dan menghindar. Sebab dengan berbalik arah akan rentan terjadi tabrakan dengan kendaraan lain.

Kasat Lantas Polres Sikka Iptu Leyfrids Didrak Mada, SH. Foto: Ebed de Rosary

“Pengendara sepeda motor di kabupaten Sikka memang banyak yang tidak mau mengenakan helm apalagi saat hari Sabtu, Minggu dan hari libur. Mereka menganggap itu merupakan hari bebas berkendara sehingga anak-anak di bawah umur pun mengendarai sepeda motor,” ungkapnya.

Frids menyesalkan kejadian ini dan mengimbau para orang tua untuk mengawasi anak mereka sebab pada hari-hari tersebut anak-anak sering mengendarai sepeda motor tanpa helm dan berboncengan tiga orang. Kalau terjadi kecelakaan yang rugi juga orang tua.

“Dalam melaksanakan operasi zebra kemarin, kami juga melibatkan provost polisi, TNI AD dan POMAL serta Dinas Perhubungan dan Dinas Pendapatan Daerah. Operasi dilakukan di 2 titik di kota Maumere,” jelasnya.

Satlantas Polres Sikka, lanjut Frids, juga terus memberikan imbauan dan penyadaran kepada masyarakat lewat sosialisasi melalui radio, media sosial serta mengunjungi sekolah-sekolah khusunya setingkat SMA di kota Maumere agar kecelakaan lalu lintas bisa berkurang.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sikka Wilhelmus Sirilus menyebutkan, dalam setiap operasi yang digelar Satlantas Polres Sikka pihaknya selalu dilibatkan sehingga bisa ikut mengecek kelengkapan surat-surat kendaraan khususnya kendaraan dinas milik Pemda Sikka.

Sirilus juga berharap agar masyarakat lebih mentaati peraturan lalu lintas khususnya dalam mengendarai kendaraan di jalanan umum sehingga tidak terjadi kecelakaan yang mengakibatkan korban jiwa.

“Banyak kecelakaan lalu lintas di kabupaten Sikka ini terjadi karena pengendara mengemudikan kendaraanya dalam keadaan mabuk Miras sehingga mereka melajukan kendaraan dengan kecepatan tinggi serta menerobos lampu merah,” sebutnya.

 

 

Komentar