Pedagang Berharap Pasar Hewan Pleret Dilengkapi Puskeswan

Editor: Satmoko

33
Lurah Pasar Pleret, Sugito. Foto: Jatmika H Kusmargana

YOGYAKARTA – Keberadaan Puskesmas Hewan atau biasa disebut Puskeswan di setiap pasar hewan dinilai sangat diperlukan, untuk mengontrol kesehatan hewan sekaligus melayani kebutuhan para peternak. Namun sayangnya hingga saat ini belum semua pasar hewan di Kabupaten Bantul memiliki Puskeswan.

Hal itulah yang diharapkan para pedagang sebagaimana diungkapkan pengelola sekaligus Lurah Pasar Hewan Pleret, Bantul, Sugito. Ia berharap pemerintah dapat melengkapi pasar hewan Pleret yang saat ini tengah dibangun dengan fasilitas Puskeswan. Pasalnya selama ini, para peternak harus mengunjungi langsung lokasi praktek mantri hewan, jika ingin mendapatkan pelayanan.

Pasar Hewan Pleret yang sedang dibangun. Foto: Jatmika H Kusmargana

“Harapannya pasar hewan Pleret bisa dilengkapi dengan Puskeswan. Atau paling tidak ada mantri hewan yang rutin ditempatkan di pasar. Agar jika peternak ingin menyuntikkan ternaknya bisa langsung di pasar. Tidak perlu datang langsung ke lokasi praktek, atau memanggil dulu petugas Puskeswan,” katanya, Selasa (14/11/2017).

Selain fasilitas Puskeswan, Sugito juga berharap pasar Plered juga dapat ditambah fasilitas berupa alat timbangan ternak. Pasalnya selama ini tidak ada fasilitas timbangan ternak sehingga para peternak atau pedagang tidak bisa menimbangkan hewan ternaknya yang akan dibeli atau dijual.

Pasar hewan Pleret sendiri saat ini sedang dalam proses pembangunan. Pihak pemerintah Kabupaten Bantul, merenovasi pasar hewan Pleret dari semula terbuka tanpa atap, kini dibangun menggunakan atap. Selain itu, renovasi juga dilakukan pada pintu masuk pasar sehingga memudahkan peternak mengangkut atau menurunkan ternak dari mobil pengangkut.

“Kalau dulu kan tanpa arap. Jadi setiap turun hujan langsung bubar. Sekarang dibangun menggunakan atap. Sehingga para penjual maupun pembeli lebih nyaman. Saat hujan hewan ternak juga tidak kehujanan,” katanya.

Sejumlah pedagang Pasar Hewan Pleret untuk sementara menempati lapangan Sultan Agung. Foto: Jatmika H Kusmargana

Dengan luas kurang lebih 400 meter persegi, pasar hewan Pleret bisa menampung sekitar 200-an hewan ternak khususnya kambing. Pasar yang masih menerapkan pola pasaran dalam hitungan Jawa yakni Pon dan Kliwon ini memiliki sekitar 40-50 pedagang tetap yang berasal dari berbagai wilayah baik Bantul, Gunung Kidul hingga Sleman, dan Kulon Progo.

“Rencananya proses pembangunan akan selesai pada pertengahan Desember mendatang. Selama pembangunan berlangsung, untuk sementara para pedagang hewan kita alihkan ke lapangan Sultan Agung yang terletak tak jauh dari pasar. Muhah-mudahan, pembangunan bisa tepat waktu dan tidak molor,” katanya.

 

Komentar