Pelantikan Sekda Depok Tunggu Surat Resmi KASN

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

70
Wali Kota Depok, Mohammad Idris menggunting pita menandai peresmian Taman Penitipan Anak Mawaddah dan Puspaga Harmoni di Gedung Dibaleka II, Lantai 1, Balai Kota Depok, Senin (13/11/2017). Foto: Makmun Hidayat

DEPOK — Wali Kota Depok, Mohammad Idris menyebutkan, hingga saat ini belum menerima surat resmi Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) terkait siapa dari calon-calon Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Depok yang dinyatakan lolos. Namun diperkirakan pekan ini surat tersebut turun.

“Kami belum ada persiapan pelantikan Sekda, karena surat resminya belum sampai ke saya. Dari KASN kan baru lisan saja, saya nunggu surat resmi. Ndak etis saya putuskan kalau surat resmi belum ada,” kata Idris kepada wartawan seusai meresmikan Taman Penitipan Anak Mawaddah dan Puspaga Harmoni, di Gedung Dibaleka II, Balai Kota Depok, Senin (13/11/2017).

Baca juga: Wali Kota Tanjungpinang Ingatkan ASN Harus Netral

Menurut Idris, diperkirakan surat resminya bisa turun minggu ini, sehingga persiapan segala macam untuk acara pelantikan pada minggu depan sudah bisa dilaksanakan.

“Itu kalau memang minggu ini surat resminya sudah diserahkan,” tuturnya.

Hingga saat ini, Idris mengaku belum sampai pada pembahasan soal pelantikan. Sebab, kata Idris, untuk efisiensi pendanaan, pihaknya juga mengarahkan untuk mengisi kekosongan wilayah-wilayah yang lurahnya ganti.

“Kalau kita sudah siap hasil evaluasinya, assesmen-nya, bisa dilaksanakan. Kalau tidak, maka kita arahkan (pendanaan) dialokasikan untuk pelantikan Sekda,” ungkap Idris.

Terkait seleksi dan penempatan lurah tersebut, Idris mengatakan pihaknya tidak main asal comot dan taruh.

“Asal taruh, kalau dicopot lagi juga percuma,” imbuhnya.

Baca juga: Kini Ada Taman Penitipan Anak di Balai Kota Depok

Ia pun menegaskan, untuk posisi lurah harus benar-benar orang-orang terpilih dari hasil proses assessment.

“17 orang kan sudah assessment, cuma yang layak untuk diberikan jabatan karena pangkat golongannya dapat, ini hanya 5. Nah yang 5 ini juga masih kita pelajari untuk dicalonkan menjadi lurah,” kata Idris.

Sementara itu, sebagaimana diketahui, sebelumnya Panitia Seleksi telah menetapkan tiga calon Sekda Depok dari 13 nama yang mengikuti tahapan seleksi beberapa waktu lalu.

Dari tiga nama tersebut, telah diserahkan ke Wali Kota Depok, Mohammad Idris untuk ditetapkan satu di antaranya yang menjadi Sekda Depok definitif. Idris menyebutkan, dari tiga nama itu, satu perempuan dan dua pria. Nama-nama itu kemudian dilaporkan kepada Gubernur Jawa Barat, untuk diketahui.

Dari data Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Depok, diketahui 13 orang yang ikut seleksi adalah Kepala Dinas Perhubungan Gandara Budiana, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Yayan Arianto.

Selain itu, ada juga Kepala Dinas Tenaga Kerja Diah Sadiah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Ety Suryahati, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Mumun Misbahul Munir, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan Farah Mulyati, dan Kepala Dinas Pendidikan Mohammad Thamrin.

Baca juga: Pemprov Papua Larang ASN Konsumsi Minuman Beralkohol

Ada pula nama Sekretaris DPRD Zamrowi Hasan, Asisten Administrasi pada Sekretariat Daerah Widyati Riyandani, Asisten Hukum dan Sosial Sekretariat Daerah Sri Utomo, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan dan Penelitian Pengembangan Daerah kota Depok Hardiono, Inspektur pada Inspektorat Daerah Novarita, dan Staf Ahli Wali Kota Bidang Sosial dan Hukum Mulyanto.

Komentar