hut

Produksi Ikan Budidaya di Bangka Barat, Meningkat

MUNTOK – Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menyebut produksi budi daya ikan air tawar hingga triwulan ketiga tahun ini sebanyak 16,771 ton.

“Jumlah tersebut meningkat 199 kilogram dibandingkan periode yang sama pada 2016 yang sebesar 16,572 ton,” kata Kepala Bidang Budi Daya Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bangka Barat, Wiratmo, di Muntok, Sabtu (4/11/2017).

Ia mengatakan, produksi ikan air tawar di daerah itu memang masih terbatas, karena masyarakat lebih memilih mengonsumsi ikan laut sebagai makanan sehari-hari. “Masyarakat lokal masih belum terbiasa dengan mengonsumsi ikan air tawar, sehingga para pembudidaya juga tidak mau mengambil resiko untuk menggenjot produksi, takut hasil panen tidak laku dan merugi,” kata dia.

Ia menjelaskan, produksi budi daya ikan air tawar hingga triwulan ketiga tahun ini sebanyak 16,771 ton terdiri atas ikan jenis patin 1,006 ton, bawal 982 kilogram, nila 509 kilogram dan lele sebanyak 14,287 ton.

Pada triwulan pertama hingga ketiga tahun sebelumnya, jumlah produksi mencapai 16,572 kilogram, terdiri atas ikan patin 3,770 ton, bawal 597 kilogram, nila 961 kilogram dan lele sebanyak 10,244 ton.

“Budi daya lele masih menjadi primadona karena pemasaran lebih mudah dan setiap hari dibutuhkan untuk konsumsi masyarakat, sedangkan yang baru dicoba dibudidayakan adalah ikan mas, namun masih dalam skala kecil,” katanya.

Ia mengatakan, pendampingan kepada para pemain, baik yang berkelompok maupun perorangan terus dilakukan agar usaha bisa berjalan sehingga bisa menambah pendapatan pelaku usaha.

“Jika ditekuni dengan sungguh-sungguh, usaha budi daya ikan air tawar cukup menjanjikan seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat lokal yang semakin terbiasa dengan mengonsumsi ikan jenis tersebut,” kata dia.

Ia menargetkan, pada akhir tahun ini jumlah produksi ikan air tawar meningkat sekitar 10 persen dibandingkan produksi tahun sebelumnya. “Kampanye gemar makan ikan terus dilakukan untuk mendorong tingkat konsumsi ikan masyarakat yang diharapkan akan berdampak para meningkatnya produksi perikanan di daerah,” katanya. (Ant)

Lihat juga...
error: Terimakasih Sudah Berkunjung !!