Puluhan Ribu RTLH Batang Belum Tersentuh Bantuan

45

BATANG — Puluhan ribu rumah tidak layak huni (RTLH) di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, hingga kini belum tersentuh bantuan, kata Bupati Batang Wihaji.

“Sekitar 51 ribu RTLH yang ada di Kabupaten Batang, baru 2.000-an rumah yang sudah tersentuh oleh bantuan pemerintah. Oleh karena itu, hal ini menjadi pekerjaan rumah pertama kami ke depan,” katanya usai menyerahkan dana bantuan sosial RTLH di Batang, Senin.

Baca juga: Pembangunan Rumah Khusus di NTB akan Diprioritaskan Bagi Nelayan

Menurut dia, pemkab akan berusaha untuk menaikkan anggaran dana bantuan RTLH pada tahun depan sebagai upaya menurunkan angka kemiskinan di daerah.

“Saya berharap para kepala desa dan kelompok masyarakat dapat membantu secara tulus dan ikhlas pada masyarakatnya. Selain itu, kami juga berencana menaikkan dana bantuan RTLH,” katanya.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kabupaten Batang, Ari Yudianto mengatakan penyerahan bansos RTLH itu sebagai upaya memberikan dana stimulan perbaikan rumah agar keluarga miskin dapat meningkatkan kualitas huniannya menjadi layak dan sehat.

“Hal yang prinsip tujuan dana bansos itu, yaitu ada keinginan pemkab untuk menyejahterakan dan membahagiakan, serta menurunkan angka kemiskinan di daerah itu,” katanya.

Ia mengatakan pemkab melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2017 telah mengalokasikan bansos RTLH Rp6,74 miliar untuk 674 unit rumah.

“Masing-masing RTLH mendapatkan dana bansos Rp10 juta. Kendati demikian, dana bantuan itu ada kemungkinan dinaikkan lagi pada 2018,” katanya.

Baca juga: 49 Ribu Rumah di Lebak tak Layak Huni

Pada acara itu, secara simbolis, Bupati Batang Wihaji menyerahkan dana bantuan sosial RTLH pada Ketua Pokmas RTLH Desa Banyuputih Rp 160 juta, Ketua Pokmas RTLH “Akur Makmur” Desa Deles Kecamatan Bawang Rp180 juta, dan Ketua Pokmas RTLH “Sejahtera” Desa Wonokerso Kecamatan Limpung Rp160 juta.[Ant]

Komentar