Ribuan Orang Berunjuk Rasa Melawan Kekerasan Seksual

44
Ilustrasi wilayah Los Anggeles - Dokumentasi CDN

LOS ANGELES – Ribuan orang berunjuk rasa di Los Angeles pada Minggu (12/11/2017) untuk mendukung korban serangan dan pelecehan seksual. Aksi tersebut  diilhami upaya media sosial, yang menggambarkan aksi serangan dan pelecehan meluas di kehidupan warga Amerika Serikat.

Gerakan #MeToo, yang akan berujung pada unjuk rasa di persimpangan Hollywood Boulevard, mengikuti serangkaian tuduhan beruntun oleh pria dan wanita, yang mengatakan bahwa mereka menjadi korban dari tokoh di industri hiburan. Produser film Harvey Weinstein, aktor Kevin Spacey dan pelawak Louis C.K. adalah yang paling menonjol dari yang dituduh tersebut.

“Pembicaraan seputar pelecehan di Hollywood akan meluas ke industri lain jika kita mempercepatnya! Hal itu tidak akan berjalan dengan sendirinya,” kata penyelenggara gerakan tersebut di laman media social Facebook untuk acara tersebut.

Aksi tersebut dijadwalkan dengan berjalan ke kantor pusat CNN di Los Angeles dan berunjuk rasa di persimpangan Hollywood dan Highland di jantung kota Hollywood. Lima wanita melayangkann tuduhan pelanggaran seksual terhadap komedian pemenang Emmy Award, Louis C.K. Kepada media Louis mengaku telah melakukan kejahatan seksual yang diajukan terhadapnya dalam sebuah pernyataan dan meminta maaf atas tindakannya tersebut.

Pada Oktober, sebelumnya Weinstein, 65, telah melakukan delapan perjanjian penyelesaian dengan wanita-wanita yang menuduhnya melakukan pelecehan seksual dan kontak fisik yang tidak diinginkan. Media di New York melaporkan bahwa 13 wanita telah mengklaim bahwa Weinstein melakukan pelecehan seksual atau menyerang mereka. Weinstein membantah semua tuduhan terhadapnya.

Pada awal bulan ini, Spacey meminta maaf kepada aktor Anthony Rapp, yang menuduhnya mencoba merayunya pada 1986 saat Rapp berusia 14 tahun. Perwakilan Spacey kemudian mengatakan bahwa dia sedang mencari perawatan.

Tuduhan tersebut mengilhami gerakan dalam jaringan, memberi tagar #MeToo, yang mendorong pria dan wanita di semua lapisan masyarakat mengungkapkan pengalaman mereka dalam pelecehan dan penyerangan seksual, yang seringkali terjadi bertahun-tahun lalu. (Ant)

Komentar