SAR Terus Lakukan Pencarian Korban Terjatuh dari Jembatan Gantung di Tanggamus

Editor: Irvan Syafari

75
Personel SAR Tanggamus melakukan pencarian korban terjatuh dari jembatan gantung di sungai Way Semaka /Foto:Henk Widi/Ist].

LAMPUNG — Hingga hari ketiga paska terjatuhnya Danang (16) di jembatan gantung Way Semaka Pekon Banjarnegoro Kecamatan Wonosobo Kabupaten Tanggamus tim Pencarian dan Pertolongan (SAR) terus melakukan pencarian di sepanjang alur Sungai Way Semaka hingga ke perairan laut Teluk Semaka meski belum membuahkan hasil penemuan terhadap korban yang terbawa arus deras sungai tersebut.

Deni Kurniawan selaku kepala seksi humas Kantor Pencarian dan Pertolongan Lampung dalam keterangan yang diterima Cendana News menyebut sesuai perkembangan operasi SAR hari ke-3 di Sungai Semaka Banjarnegoro Kecamatan Wonosobo Kabupaten Tanggamus Lampung.

Proses pencarian terhadap korban yang terjatuh di Sungai Semaka terus dilanjutkan dengan melakukan searching area hingga radius 13 kilometer dari titik kejadian musibah (TKM).

“Persoel pencarian dan pertolongan dilakukan dengan metode penyisiran di area muara sungai hingga ke laut namun belum ada hasil dan telah dikoordinasikan dengan para nahkoda kapal serta nelayan agar segera melaporkan ke pihak terkait jika menemukan korban di wilayah perairan tersebut,” terang Deny Kurniawan selaku kepala seksi humas kantor pencarian dan pertolongan Lampung dalam keterangan yang diterima Cendana News, Selasa pagi (14/11/2017)

Hingga hari ketiga lanjut Deny Kurniawan proses pencarian melibatkan anggota
pos SAR Tanggamus sebanyak 6 orang, personil badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) Kabupaten Tanggamus sebanyak 7 orang, Polsek Wonosobo sebanyak 4 orang, Polsek Semaka sebanyak 6 orang, Puskesmas Sukaraja 4 orang dibantu aparat dan masyarakat setempat yang berada di aliran sungai Way Semaka.

Proses pencarian yang sudah dilakukan selama dua hari sementara dihentikan dengan hasil nihil dan akan dilanjutkan proses pencarian hari ketiga ini dengan menggunakan perahu karet milik SAR Tanggamus dan setiap perkembangan akan dilaporkan kemudian oleh tim yang bertugas.

Sebelumnya diberitakan Cendana News akses jembatan gantung dengan tali sling baja sepanjang puluhan meter dengan lantai terbuat dari papan yang melintas di atas Sungai Way Semaka Kabupaten Tanggamus menelan seorang korban pengendara kendaraan roda dua.

Korban bernama Danang warga Desa Sedayu, Kecamatan Semaka, Kabupaten Tanggamus . Dia melintas di jembatan yang ada di Jembatan Pekon Banjarnegoro Kecamatan Wonosobo tersebut seusai menonton pertunjukan musik di Kabupaten Pringsewu.

Saat melintas di jembatan gantung pada Minggu dini hari (12/11) tersebut Danang dikabarkan bersama enam rekan lainnya berboncengan dengan menggunakan empat unit kendaraan bermotor di antaranya M. Ridho Febrian, Reza, Yoga, Aldi Saputra, Rapi dan Bayu.

Diduga ambrolnya lantai jembatan terbuat dari kayu terjadi pada malam hari sehingga tidak terlihat oleh korban yang mengendarai kendaraan roda dua dalam keadaan lampu depan tidak menyala.

“Kami terus berkoordinasi dengan personel di lapangan dan perkembangan terbaru akan kami informasikan perkembangan terbaru di lokasi,” ungkap Deny Kurniawan.

Kondisi arus deras dan air sungai yang keruh diakui Deny Kurniawan membuat proses pencarian lebih sulit, meski proses pencarian akan terus dilakukan oleh tim. Posko pencarian saat ini didirikan di Pekon Banjarnegoro untuk memudahkan koordinasi antara tim SAR yang bertugas dengan pihak terkait dan kantor Pencarian dan Pertolongan Lampung.

Komentar