Satuan Anti Teror Terlatih Disiagakan di Perbatasan China-Vietnam

45
Ilust rasi Peta Wilayah China - Foto: Wikipedia

BEIJING – Satuan khusus antiteror disiagakan di sepanjang wilayah perbatasan China-Vietnam, Senin ( 13/11/2017). Keberadaan pasukan khusus tersebut untuk melindungi warga Chongzuo, Provinsi Guangxi Zhuang.

Satuan tugas yang dibentuk pada Februari lalu tersebut untuk pertama kali ditempatkan di wilayah perbatasan dengan beranggotakan 11 prajurit dan seorang komandan. Mereka merupakan personel terpilih setelah melalui beberapa tahap seleksi yang diikuti 1.300 anggota resimen di China.

Chongzuo terbentang seluas 533 kilometer yang berbatasan dengan Vietnam. Wilayah tersebut selama ini rawan terhadap ancaman terorisme. Beberapa kelompok garis keras dari Provinsi Xinjiang yang berupaya menuju Afghanistan dan Turki menjadikan Chongzuo sebagai tempat transit karena sangat mendukung untuk perjalanan menuju Vietnam.

Pemerintah lokal Chongzuo menyebut, bahwa anggota kelompok garis keras yang gagal melarikan diri keluar, sangat mungkin melakukan tindakan terorisme di Chongzuo. Oleh sebab itu, untuk menangkal aktivitas para pelaku teror, anggota satuan khusus dilengkapi dengan peralatan baru dan canggih, seperti senjata laser dan inframerah yang bisa dioperasikan pada malam hari disiagakan.

Dalam delapan bulan terakhir, satuan khusus tersebut telah menindak 970 orang asing yang melanggar wilayah perbatasan dan menyita empat pucuk senjata serta 30 butir peluru. Satuan itu juga berhasil menangkap lima teroris dan menyita 20 kilogram heroin serta 5 kilogram bubuk kristal, demikian laporan Global Times.

Komandan Satuan Khusus Anti-Teror Liu Qiangqiang mengatakan, bahwa personelnya dua kali sehari wajib lari jarak jauh lima kilometer bersenjatakan lengkap selama 20 menit, 50 kali angkat beban dalam semenit, menembak lima butir telur dari jarak 25 meter selama 10 detik. “Tidak seorang pun personelnya yang melewatkan latihan tersebut,” demikian pernyataan sang komandan pasukan khusus tersebut. (Ant)

Komentar