Sejumlah Kasus Lingkungan di Kaltim Belum Terselesaikan

Editor: Satmoko

60
Kepala Prodi Magister Ilmu Lingkungan Unmul, Prof. Dr. Ir. Wawan Kustiawan, M.Agr., SC. Foto: Ferry Cahyanti

BALIKPAPAN – Prodi Magister Lingkungan Universitas Mulawarman (Unmul), Prof. Dr. Ir. Wawan Kustiawan, M.Agr., SC berpendapat, banyak kasus lingkungan di Provinsi Kalimantan Timur yang belum terselesaikan sehingga diperlukan pengelolaan lingkungan, sinergi semua pihak dalam penyelesaiannya. Dalam kasus lingkungan, ada persoalan pasca penambangan batu bara, lahan sawit dan lainnya yang tentunya ada yang dirugikan, yaitu masyarakat.

Menurutnya, yang perlu dilakukan adalah pembinaan lingkungan hidup secara terus menerus terhadap usaha/kegiatan untuk mendorong pelaku usaha dalam pengelolaan lingkungan secara efektif dan berkelanjutan.

“Lainnya peningkatan kelembagaan terhadap pengelolaan lingkungan di kawasan tertentu seperti Unit Pelaksana (UP),” ungkapnya usai Pertemuan Berkala III Ori Kaltim mengenai Lingkungan Hidup, Rabu (15/11/2017).

Yang menjadi kendala di bidang lingkungan disebutkannya, belum adanya kesamaan visi pengelolaan lingkungan antara instansi lingkungan dengan sektor lain untuk menciptakan sinergi kegiatan, kurangnya data dan informasi lingkungan yang tersedia, dan terbatasnya anggaran yang dialokasikan untuk kegiatan pemantauan lingkungan.

“Masih ada beberapa kendala dalam menyelesaikan persoalan lingkungan. Kendala keterbatasan anggaran jadi persoalan,” terang Wawan.

Karena itu, pihaknya menyarankan dalam menyelesaikan persoalan lingkungan diperlukan sinergi program dengan pendekatan lintas sektor dan wilayah administrasi, peningkatan pengembangan kapasitas, baik dari jumlah dan juga kualitas SDM.

“Lainnya juga harus mengacu pada aturan yang berlaku seperti Undang-undang dan Peraturan Pemerintah soal lingkungan,” tambahnya.

Komentar