Besok Kuasa Hukum Jonru Ginting Hadirkan Empat Saksi Ahli

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

57
Persidangan Praperadilan Jonru Ginting/Foto: M. Hajoran Pulungan

JAKARTA — Setelah mendengar jawaban pihak Termohon ( Polda Metro Jaya) dibacakan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan hari ini, atas gugatan penetapan tersangka Jonru Ginting dalam kasus ujaran kebencian di media sosial, besok giliran pihak Pemohon, yakni kuasa hukum Jonru menghadirkan saksi-saksi dalam agenda sidang pembuktian.

Baca juga: Polda Metro Jaya Sebut, Penetapan Tersangka Jonru Sesuai Prosedur

Dalam sidang ketiga besok, pihak Pemohon akan menghadirkan empat orang saksi ahli dan saksi fakta. Hal ini dilakukan untuk menyakinkan hakim bahwa penetapan tersangka kliennya melanggar aturan hukum yang berlaku dan cacat hukum.

“Untuk sidang besok, kita akan menghadirkan tiga sampai empat saksi ahli dan fakta,” kata Juju Purwantoro kuasa hukum Jonru Ginting kepada wartawan usai sidang praperadilan di Pengadilan Negeri, Jakarta Selatan, Selasa (14/11/2017).

Saat ditanya, siapa saja nama saksi ahli dan saksi fakta yang akan dihadirkan oleh kuasa hukum Jonru Ginting, ia enggan membeberkan nama-nama tersebut, karena masih rahasia.

“Untuk nama-nama saksi, kita lihat besok saja. Belum bisa disampaikan sekarang,” ujarnya.

Ia berharap dengan dihasilkannya keempat saksi ahli dan saksi fakta, bisa memberikan pertimbangan bagi hakim untuk memutuskan gugatan praperadilan dari kliennya.

“Kita berharap dengan adanya keterangan dari para saksi ahli dan saksi fakta besok di persidangan, bisa menjadi pertimbangan hakim dalam memutus perkara nantinya,” ungkapnya.

Baca juga: Sidang Praperadilan Jonru, Polda Metro Jaya Beberkan Bukti

Lebih lanjut ia mengatakan, jawaban Termohon, yakni Polda Metro Jaya dalam persidangan hanya dibuat-buat dan didramatisir keadaan. Karena menurutnya, tidak ada sesuatu hal yang mendesak kliennya untuk ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan Polda Metro Jaya.

“Jawaban dari Termohon tadi terkesan mengada-ngada dan mendramatisir keadaan, padahal tidak ada kegoncangan di masyarakat dengan adanya penyataan klien kami di media sosial,” katanya.

Komentar