Tahapan Pilgub Kaltim 2018, KPU Buka Pendaftaran Calon

Editor: Irvan Syafari

66
Ketua KPUD Balikpapan Noor Thoha/Foto: Ferry Cahyanti.

BALIKPAPAN — Tak lama lagi pesta demokrasi pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Provinsi Kalimantan Timur akan dilaksanakan, dan tahapan pemilu gubernur dan wakil gubernur Kaltim 2018 juga mulai memasuki babak baru, setelah sebelumnya tahap sosialisasi juga telah dilakukan. Pasalnya, pembukaan pendaftaran bakal calon (Balon) untuk jalur independen mulai dibuka oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaltim.

Pada jalur independen, peserta atau balon yang mendaftar diwajibkan menyetor jumlah dukungan berupa foto kopi KTP sebanyak 8,5 persen dari jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) penduduk Kaltim sebagai syarat pendaftaran.

“Setiap warga Kaltim boleh mendaftar dalam pemilu gubernur ini, asalkan punya dukungan masyarakat minimal 8,5 persen DPT Kaltim yaitu sebesar 231.677 dukungan. Jadi mereka harus menyerahkan lebih dari itu takutnya saat diverifikasi berkurang,” jelas Ketua KPUD Balikpapan, Noor Thoha, Senin (13/11/2017).

Sejak pembukaan pendaftaran jalur independen 9 November 2017, Thoha menyebutkan belum ada calon independen secara resmi mendaftarkan diri sebagai calon gubernur maupun wakil gubernur Kaltim. Namun, Thoha menyebut, pihaknya sudah menerima layanan konsultasi yang akan mencalonkan gubernur nantinya.

“Kalau daftar secara resmi belum ada, tapi sudah ada yang konsultasi ke kami untuk pencalonan perorangan. Dia adalah Achdian Noor. Itu sudah konsultasi ke kami apakah memungkinan jika beliau maju sebagai gubernur. Bagi kami justru semakin banyak calon semakin bagus karena pesta demokrasi akan semakin hidup dan banyak pilihan untuk masyarakat. Bayangkan kalau calonnya hanya 1 bisa jadi golputnya tinggi,” ulasnya.

Menurut Thoha, informasi dari KPU Provinsi Kaltim bahwa sudah ada yang melakukan konsultasi karena domain pendaftaran pencalonan adalah KPU Provinsi.

“Informasinya yang bersangkutan (Achdian Noor, Red) juga sudah melakukan konsultasi ke KPU Provinsi, kalau kami di kota hanya mengarahkan,” tandasnya.

Adapun pendaftaran calon jalur partai politik (parpol) pihaknya tidak menyebutnya. “Perorangan ini prosesnya panjang harus diverifikasi dan lain-lain sehingga harus didahulukan. Sedangka penetapan pencalonan nanti sama-sama dengan calon yang akan diusung parpol,” tambahnya.

Komentar