Warga Sulsel Ditangkap Bawa Sabu di Nunukan  

58
Ilustrasi/Foto: Dokumentasi CDN.

NUNUKAN – Seorang warga Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, ditangkap aparat kepolisian karena membawa narkotika jenis sabu-sabu ke Pulau Sebatik Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. Pria yang diamankan diketahui bernama Ismail bin Tasmin (24).

Tersangka beralamat di Jalan Pesantren Selatan Kabupaten Sidrap ditangkap aparat kepolisian Polres Nunukan di Desa Bambangan Kecamatan Sebatik Barat pada Kamis (9/11/2017) sekitar pukul 23.00 wita.

Kasubag Humas Polres Nunukan, Iptu Muhammad Karyadi mengatakan, penangkapan seorang pria di Desa Bambangan karena kedapatan membawa sabu-sabu sebanyak dua bungkus ukuran besar. Penangkapan pria asal Sulsel ini dilakukan setelah aparat kepolisian Satuan Resnarkoba Polres Nunukan mendapatkan informasi dari masyarakat.

Sabu-sabu yang dibawa itu diambil di Sei Nyamuk Kecamatan Sebatik Timur yang akan dibawa ke Kabupaten Berau, Kaltim. Adapun berat sabu-sabu yang ditemukan adalah 102,72 gram.

Pasca penangkapan Ismail bin Tasmin langsung digelandang ke Mapolres Nunukan kala itu untuk dilakukan penyidikan. Dengan laporan polisi Nomor: LP/XI/2017/Res NNk/ Tanggal 09 Nopember 2017. Saat ini yang bersangkutan telah ditetapkan menjadi tersangka dan diamankan di sel tahanan Mapolres Nunukan.

Sementara itu tim gabungan dari jajaran kepolisian, TNI, Satpol PP mengelar razia pada tempat hiburan malam menyita ratusan botol minuman keras di wilayah Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara.

Kasubag Humas Polres Nunukan, Iptu Muhammad Karyadi mengatakan, razia khusus pada tempat hiburan malam (THM) dengan sasaran peredaran miras. Razia yang digelar tersebut dilakukan pada sejumlah THM yakni Karaoke Herlina menyita 174 botol bir bintang, Karaoke Citra (4 botol), OK Karaoke (6 botol), Karaoke Lenflin nihil.

Dalam kesempatan tersebut tim gabungan juga memeriksa urine bagi pengunjung. Hasilunya petugas mengamankan dua pria di Karaoke Red Bull Jalan TVRI karena positif mengonsumsi narkoba. Kedua pria itu adalah Nariadi (41) alamat Jalan Pesantren RT 08 Kelurahan Nunukan Timur dan Nasrul (30) alamat Jalan Jamaker RT 26 Kelurahan Nunukan Barat.

Karyadi menyatakan, razia ini berkaitan dengan pemberhentian penerbitan surat izin miras oleh pemda Nunukan dan aparat kepolisian tidak menerbitkan lagi izin keramaian THM untuk menghindari sumber permasalahan. Aparat kepolisian setempat akan memanggil pemilik THM yang tidak diperpanjang izin operasinya agar segera menutup demi menjaga kondusivitas daerah itu. (Ant)

Komentar