2017, Pemkab Padang Pariaman Serahkan 17 Ribu Bibit Kelapa untuk Petani

PARIT MALINTANG — Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat telah menyerahkan sebanyak 17.000 bibit kelapa kepada sejumlah kelompok tani guna meregenerasi tanaman kelapa di daerah itu sepanjang 2017.

“Pohon kelapa di Padangpariaman telah banyak yang tua dan ditebang sehingga dikhawatirkan dapat mempengaruhi jumlah produksi kelapa daerah itu,” kata Kepala Bidang Perkebunan, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan setempat, Taufik Hidayat di Parit Malintang, Rabu (20/12).

Ia mengatakan pohon kelapa banyak yang tua dan ditebang untuk bahan membangun rumah terutama pasca gempa 2009 sehingga sekarang pemerintah setempat berinisiatif untuk meremajakan tanaman kelapa yang menjadi salah satu komoditas unggulan daerah itu.

Selain itu, dengan adanya bantuan bibit kelapa tersebut maka lahan-lahan kosong yang belum dimanfaatkan dapat ditanami pohon kelapa, katanya.

Bibit kelapa yang dibagikan diambil dari tiga blok penghasil bibit kelapa di Padang Pariaman yang telah diakui oleh Kementerian Pertanian RI.

“Sehingga dapat dipastikan kualitas bibit kelapa tersebut terjamin,” katanya.

Ia mengatakan dalam pemberian bibit tersebut dilaksanakan dua tahap dengan rincian 8.400 bibit kelapa pada tahap pertama, dan 8.600 pada tahap kedua.

Menurutnya kelapa cocok ditanam di daerah itu karena tanaman tersebut mudah untuk ditanam, dirawat, dan dikembangkan petani guna meningkatkan perekonomian warga daerah itu.

“Perawatan pohon kelapa pun cocok dengan karakter petani di Padang Pariaman,” ujarnya.

Ia mengatakan perawatan kelapa tidak sulit, hanya saja petani perlu menjaga agar pohon itu tidak dimakan babi pascaditanam hingga dewasa serta hama tupai dan kera ketika sudah berbuah.

Taufik Hidayat menambahkan luas kebun kelapa di kabupaten itu sekitar 40 ribu hektare dengan hasil produksi lebih dari 600 juta butir per tahun (Ant).

Lihat juga...