26 Desember, Kenangan Paling Istimewa bagi Keluarga Cendana

Tanggal 26 Desember juga tanggal penting bagi Museum Purna Bhakti Pertiwi (MPBP) di TMII. Sebagaimana yang dilansir dalam Soeharto.co, pada 26 Desember 1987, dalam rangka ulang tahun perkawinan Pak Harto dan Ibu Tien yang ke-40, Presiden dan Ibu Tien Soeharto meresmikan dimulainya pembangunan MPBP.

Di dalam museum ini terdapat koleksi benda-benda perjuangan dan pengabdian Jenderal (Pur) Soeharto. Peresmian awal pembangunan MPBP ini ditandai dengan peletakan batu dan pemancangan tiang pancang pertama bangunan oleh Presiden dan Ibu Soeharto, serta dilanjutkan oleh putera dan puteri Presiden, yang tergabung dalam kepengurusan Yayasan Purna Bhakti Pertiwi.

MPBP didirikan oleh Yayasan Purna Bhakti Pertiwi atas prakarsa Ibu Tien Soeharto. Kemudian, MPBP diresmikan pada 23 Agustus 1993 oleh Pak Harto, bertepatan dengan hari ulang tahun ke-70 Ibu Tien Soeharto.

Berdiri di atas tanah seluas 19,7 hektare, MPBP merupakan wahana pelestarian benda-banda bersejarah tentang perjuangan dan pengabdian HM Soeharto dan Ibu Tien Soeharto kepada bangsa Indonesia, sejak masa perang kemerdekaan hingga masa pembagunan.

Sebagai objek wisata edukasi yang bermatra sejarah, museum ini juga menyimpan benda-benda seni bermutu tinggi yang diperoleh Bapak Soeharto dan Ibu Tien Soeharto dari berbagai kalangan, baik rekan maupun sahabat sebagai cenderamata. MPBP memiliki koleksi kurang lebih 13.000-an, yang berhubungan dengan peran sejarah pengabdian Pak Harto sebagai Presiden.

Sebelumnya sebagian besar koleksi ini dirawat dan disimpan Ibu Tien Soeharto sebagai pendamping setia Pak Harto. Kemudian, Ibu Tien menyadari bahwa pengalaman hidup Pak Harto bukanlah hanya milik keluarga.

Lihat juga...