60 Mahasiswa Universitas Nusa Nipa, Lulus Cum Laude

Editor: Satmoko

526
Rektor Universitas Nusa Nipa (UNIPA) Maumere Ir. Angelinus Vincentius, M.Si saat mewisuda sarjana Starata Satu (S1). Foto: Ebed de Rosary

MAUMERE – Dari 447 wisudawan dan wisudawati Univeristas Nusa Nipa (UNIPA) angkatan ke IX yang diwisuda, terdapat 60 wisudawan yang lulus dengan predikat Cum Laude. Sebuah prestasi yang membanggakan bagi kampus yang saat ini dikelola Yayasan Pendidikan Tinggi Nusa Nipa milik Pemerintah Kabupaten Sikka.

“Ada beberapa yang bertanya dan menyampaikan kenapa banyak sekali yang lulus dengan predikat tersebut. Kami memastikan bahwa kualitas input dan output boleh dikatakan sangat memenuhi syarat,” tegas Dr. Jonas K.G.D.Gobang, S. Fil, MA.

Saat ditemui Cendana News, Kamis (7/12/2017) siang di kantornya, Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Nusa Nipa Maumere tersebut mengatakan, dari 60 lulusan Cum Laude  terbanyak berasal dari SMAN 1 Maumere. Selanjutnya dari SMAK Frateran Maumere dan SMAK Sandominggo Hokeng.

“Tidak bisa dipungkiri bahwa mereka berasal dari sekolah-sekolah ternama dengan kualitas pendidikan yang sangat bagus sehingga mereka bisa menyelesaikan pendidikan di kampus ini dengan prestasi yang luar biasa,” ungkapnya.

Jonas mencontohkan, Yeremias Lay yang merupakan lulusan terbaik berasal dari jurusan Informatika dengan IPK 3,91 lulusan dari SMK Yohanes XXIII Maumere dan memang teruji kemampuannya. Kemampuannya sejak SMK memang cukup.

“Ini yang membuat kami bangga. Menjadi tugas dari Universitas Nusa Nipa untuk tetap menjaga kualitas lulusan agar bisa bersaing dengan perguruan tinggi lainnya di NTT bahkan di Indonesia,” sebutnya.

Sebanyak 447 wisudawan dan wisudawati tersebut, beber Jonas, tersebar di 17 program studi yakni S1 dan D3 Keperawatan, Teknik Sipil, Informatika, Arsitektur, Ilmu Komunikasi, Psikologi, Manajemen, Akuntansi, Pertanian Agribisnis dan Agroteknologi. Juga dari Sumber Daya Aquatik, Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Kimia, Fisika, Biologi dan Bahasa Inggris.

“Dua program studi yang tidak ada mahasiswanya yang diwisuda yakni program studi Hukum yang baru dibuka tahun 2017 dan Profesi Ners yang telah lulus S1 dan baru setahun mengambil profesi tersebut,” jelasnya.

Rektor Universitas Nusa Nipa (Unipa) Maumere, Ir. Angelinus Vincentius, M.Si dalam rapat senat luar biasa saat acara wisuda mengatakan, para wisudawan wisudawati jangan puas dengan apa yang telah diperoleh dari bangku kuliah meski telah mengantongi gelar akademik.

Tantangan ke depan, kata Angelinus, masih sangat berat menanti. Sebab pada zaman sekarang di tengah iklim persaingan global, semakin ketat persaingan dalam mencari lapangan kerja.

”Anda boleh bergembira karena telah diwisuda dan mendapat gelar akademik yakni gelar sarjana strata satu. Tetapi harus bersiap diri untuk menghadapi tantangan di tengah masyarakat global. Jangan lupa menjaga nama baik almamatermu,” pesannya.

Sementara itu, bupati Sikka Drs. Yoseph Ansar Rera mengutip motto UNIPA Non Scolae Sed Vitae Discimus, kami belajar bukan untuk sekolah, melainkan untuk hidup, berpesan agar para wisudawan bisa menerapkan ilmu yang dipelajari di tengah masyarakat.

Karena setelah mempelajari dan mendalami berbagai ilmu, pengetahuan, dan teknologi, setiap sarjana, tegas Ansar, dituntut untuk mampu menerapkan ilmu dan pengetahuan serta keterampilan di tengah masyarakat. Ia tidak boleh merasa asing dengan masyarakat, melainkan menolong mereka.

“Agar bisa hidup, orang harus bekerja, melakoni pekerjaan apa saja. Sementara lapangan kerja kini tidak banyak tersedia, termasuk di sektor pemerintahan yang sudah sejak 2014 tidak ada rekrutmen calon pegawai negeri sipil atau aparatur sipil negara,” tuturnya.

Komentar