7 Kecamatan di Batanghari Canangkan Germas

JAMBI – Difasilitasi Dinas Kesehatan Kabupaten Batanghari, Jambi masyarakat Babupaten Batanghari mencanangkan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) dan deklarasi desa Open Defecation Free (ODF). Pencanangan dilakukan di tujuh kecamatan di wilayah tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Batanghari, dr Elvie Yennie menyebut, gerakan yang dicanangkan terdiri dari Germas, deklarasi desa ODF atau meninggalkan perilaku buang air besar sembarangan serta penggalangan komitmen Kawasan Tanpa Rokok (KTR).

Pencanangan Germas tersebut merupakan bagian dari upaya menjalankan instruksi Presiden RI No.1/2017 tentang Germas. Dimana di dalam aturan tersebut disebutkan berbagai bentuk kegiatan yang bersifat lokal spesifik dalam rangka mewujudkan derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya.

Elvie mengatakan Germas adalah gerakan nasional yang diprakarsai oleh presiden dalam rangka penguatan paradigma pembangunan kesehatan yang mengedepankan upaya promotif dan preventif. Namun tanpa mengesampingkan upaya kuratif, rehabilitatif, dengan melibatkan seluruh komponen bangsa dalam memasyarakatkan paradigma sehat.

Alasan utama dicanangkannya Germas adalah adanya pergeseran atau transisi epidemiologi dari penyakit menular ke Penyakit Tidak Menular (PTM) yang membutuhkan biaya besar dalam pengobatan.

“PTM yang cukup menonjol antara lain hipertensi, penyakit jantung dan kelainan pembuluh darah lainnya, diabetes melitus atau kencing manis dengan berbagai komplikasi yang menyertai gagal ginjal, kanker serta strok yang mempengaruhi produktivitas seseorang selama hidupnya,” kata Elvie, Sabtu (23/12/2017).

Sementara itu mengenai deklarasi ODF atau meninggalkan perilaku buang air besar sembarangan, ada 31 desa di tujuh kecamatan yang telah mencanangkan gerakan ODF. Ke depan, seluruh desa dan kelurahan akan di canangkan sebagai daerah ODF oleh Dinkes.

Dinkes setempat berharap masyarakat dapat ikut secara bersama-sama menciptakan gerakan masyarakat hidup sehat. Tanpa ada peran dari stakeholder dan sektor-sektor terkait yang mendukung infrastruktur, sarana dan prasarana, maka tujuan diluncurkannya Germas tersebut tidak akan tercapai.

“Germas ini adalah upaya bersama-sama dari semua komponen masyarakat untuk menciptakan hidup yang sehat. Namun jajaran kesehatan tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat,” katanya menambahkan.

Peluncuran Germas tersebut dilaksanakan di Kompleks Bulian Sport Center dengan dihadiri Kasubid Penyehatan Air dan Sanitasi Pasar, dr Sonny P Waraouw. Dalam kesempatan tersebut Sonny mengapresiasi kegiatan yang dilakukan dinas kesehatan setempat.

Dalam kesempatan tersebut juga digelar pelayanan kesehatan gratis serta pembukaan stand sayur dan buah-buahan segar. “Saya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas upaya ini dan saya berharap melalui pertemuan ini dapat dijadikan penularan semangat bagi daerah yang belum ikut serta mendeklarasikan SBS,” tandas Sonny. (Ant)

Lihat juga...