Amankan Natal, PLN Bangun 80 Posko Siaga di M2U

AMBON – PT PLN Wilayah Maluku dan Maluku Utara (M2U) menyiapkan 80 posko siaga pasokan listrik untuk menjamin pasokan listrik aman jelang hari Natal 2017 dan tahun Baru 2018.

General Manager PLN M2U Djoko Dwijatno menyatakan, menghadapi natal dan tahun baru pihaknya mengerahkan 554 personil guna mengamankan pasokan kelistrikan di M2U. Jumlah tersebut terdiri dari 260 personil di area Ambon, 47 personil di Masohi, 27 personil di Ternate, 149 di Sofifi dan 71 personil di area Tual.

“Disamping itu 80 posko siaga Natal dan Tahun Baru telah disiapkan melalui unit-unit pelaksana yang tersebar di kedua provinsi,” katanya usai gelaran apel siaga pengamanan kelistrikan di Ambon, Senin (18/12/2017).

Seluruh tim yang dikerahkan terdiri dari pegawai serta regu pelayanan teknik (yantek). Proses kerja pengamanan pasokan secara intensif mulai berlangsung 15 Desember dan akan digelar hingga 11 Januari 2018 mendatang. Kegiatan yang dilakukan mulai dari pembersihan jaringan listrik hingga penjagaan genset di sejumlah lokasi.

Djoko menjelaskan, beban puncak di kota Ambon saat ini mencapai 59 MW. Sedangkan daya pasoman sistem di Ambon mencapai 70,9 MW. Sehingga dari segi pasokan listrik dipastikan dalam kondisi aman. Dari lima area di wilayah Maluku dan Maluku Utara pasokan listik di area Ambon mencapai 60 MW, Ternate 33 MW, Masohi 40 MW, Tual 20 MW, dan area Sofifi mencapai 30 MW.

“Beban puncak seluruhnya dikelola area Ambon mencapai 90 MW, tersebar di area masohi 40 MW, Tual 20 MW, Ternate kota 33 MW dan seluruhnya mencapai 60 MW, ditambah area Sofifi yang membawahi hingga Tobelo dan Morotai 30 MW,” rincinya.

Menjelang natal dan tahun baru Djoko menyebut, pihaknya juga membatasi tindakan pemeliharaan jaringan, guna mengantisipasi terjadinya pemadaman listrik. Dan ketika terjadi listrik padam karena faktor alam, maka telah disiapkan sejumlah titik untuk menempatkan genset yakni gereja Maranatha dan gereja Maria Bintang Laut.

“Pemeliharaan jaringan kita sudah batasi, kita menginstruksikan ke seluruh area, pemadaman yang terjadi itu dikarenakan dua hal yakni pemeliharaan dan pemadaman karena gangguan alam, jika terjadi gangguan kita segera pulihkan, dan ada fasilitas genset untuk membantu,” pungkasnya. (Ant)

Lihat juga...