Anak Muda Dukung Sumbawa Tanpa Iklan Rokok

JAKARTA – Warrior FCTC, sekelompok anak muda binaan Yayasan Lentera Anak mendukung Kabupaten Sumbawa tanpa iklan, promosi dan sponsor rokok, agar bisa menjadi kabupaten layak anak.

“Kami mewakili anak muda Sumbawa sangat khawatir dengan keberadaan iklan dan promosi rokok yang bertebaran di jalan raya,” kata Warrior FCTC asal Sumbawa, Imam Wierawansyah Eltara, melalui siaran persnya, di Jakarta, Senin (25/12/2017).

Menurut Imam, iklan dan promosi rokok yang bertebaran di jalan raya sangat mudah dilihat pengguna jalan termasuk pengemudi mobil, pengendara sepeda motor dan pejalan kaki.

Selain itu, lokasi iklan dan promosi rokok yang berada di sekitar sekolah mulai dari SD hingga SMA. Itu berarti jalan tersebut akan dilalui anak sekolah hampir setiap hari.

“Akibatnya, mereka terpapar iklan rokok secara terus menerus setiap berangkat dan pulang sekolah,” kata mahasiswa Fakultas Teknologi Pertambangan Universitas Teknologi Sumbawa itu.

Imam menyebutkan, beberapa jalan yang dipenuhi iklan rokok di Sumbawa antara lain Jalan Garuda, Jalan Kartini, Jalan Diponegoro, Jalan Cendrawasih, dan Jalan Baru.

“Di sekitar jalan Garuda ada SDN 1 Lempeh, SMPN Labuan Badas dan SMAN Sumbawa Besar. Anak sekolah di wilayah itu terkepung iklan dan promosi rokok, karena iklan rokok bertebaran di jalan mulai dari bentuk bilboard, spanduk, hingga poster yang ditempel di pohon-pohon,” tuturnya.

Sebagai bentuk dukungan kepada Pemerintah Kabupaten Sumbawa agar mewujudkan Kabupaten tersebut bebas dari iklan dan promosi rokok, Imam bersama komunitasnya mementaskan Wayang FCTC di area parkir GOR Mampis Rungan.

Pementasan Wayang FCTC melibatkan sejumlah komunitas, yaitu Gerakan Nasional Pemuda Kreatif (GNPK) region NTB, Forum Anak Samawa, dan komunitas We Are Engineer dari Universitas Teknologi Sumbawa. (Ant)

Lihat juga...