Atasi Kemiskinan, Posdaya Menara Konsisten Jalankan Program Pemberdayaan

YOGYAKARTA — Berdiri sejak tahun 2009 lalu, Posdaya Menara di desa Temon Wetan, Kecamatan Temon, Kulonprogo, Yogyakarta tak pernah berhenti melakukan upaya pemberdayaan masyarakat demi mengatasi persoalan kemiskinan warganya.

Hingga saat ini, berbagai program kegiatan masih konsisten dijalankan dengan mensinergikan baik itu di bidang pendidikan, lingkungan, kesehatan maupun ekonomi. Strategi yang dilakukan adalah dengan membentuk posdaya di masing-masing dusun, untuk menggerakkan warga.

Desa Temon Wetan sendiri memiliki 7 wilayah dusun atau pedukuhan, dengan jumlah penduduk mencapai 1.450 kepala keluarga. Mayoritas penduduk di desa ini 90 persen bekerja sebagai petani. Selebihnya merupakan pedagang, buruh atau pegawai negri.

Di bidang lingkungan, Posdaya menara bersama tujuh posdaya di tingkat dusun menyusun sejumlah program untuk memperbaiki kondisi lingkungan desa. Mulai dari pengelolaan bank sampah, yang hasilnya digunakan untuk menyantuni warga yang membutuhkan baik itu jompo maupun penyandang disabilitas.

Pembuatan jamban keluarga untuk mengubah kebiasaan warga menggunakan WC cemplung setiap buang air besar, renovasi rumah tak layak huni milik warga melalui program bedah rumah, hingga perbaikan jalan desa melalui program semenisasi.

“Semua dilakukan dengan memanfaatkan program-program bantuan dari pemerintah maupun pihak swasta. Namun pengerjaanya dilakukan dengan cara bekerja bakti bersama oleh seluruh lapisan masyarakat,” ujar Ketua Posdaya Menara, Sarjono.

Ketua Posdaya Menara, desa Temon Wetan, Sarjono menunjukkan sejumlah piagam penghargaan yang diraih /Foto: Jatmika H Kusmargana

Tak hanya itu saja, Posdaya Menara juga aktif menggerakkan warga mengolah limbah ternak menjadi pupuk kompos, termasuk manfaatan pekarangan rumah untuk penanaman sayur, buah hingga toga.

“Setiap keluarga kita dorong untuk memiliki kebun sayur dan toga sendiri. Karena mayoritas warga disini memiliki pekarangan cukup luas. Dengan begitu, warga bisa memenuhi kebutuhan sayur tanpa harus membeli,” katanya.

Di bidang pendidikan, Posdaya Menara memiliki dua buah sekolah PAUD. Salah satu PAUD dikelola swasta sementara satu PAUD lainnya dikelola Desa. Sekolah PAUD di dusun Temon Wetan ini tergolong maju, karena telah memiliki gedung sekolah sendiri, bersama TK dan Tempat Penitipan Anak (TPA) dengan sarana pendukung memadai baik alat peraga edukasi (APE) hingga wahana permainan.

Lihat juga...