Atlet Sumbar Berlaga di Tujuh Cabor Kejurwil

PADANG – Kejuaraan Wilayah (Kejurwil) Yunior 2017 se-Sumatera yang digelar sejak 18-23 Desember di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), menjadi ajang para atlet di Sumbar untuk menargetkan sejumlah kemenangan pada tujuh cabang olahraga, yakni karate, wushu, tinju, silat, tarung drajat, gulat dan soft tenis.

Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumbar, Syaiful mengatakan, target menjadi juara umum sudah menjadi keinginan bersama. Bahkan untuk mencapai target itu, KONI menegaskan semua cabor dinyatakan menjadi unggulan. Hal ini berdasarkan atlet yang turun pada kekuatan penuh sehingga target menjadi juara umum jelas menjadi incaran.

“Tentunya dengan semangat yang tinggi dan kondisi yang terbilang sedang dalam siap bertarung akan menjadi modal utama untuk menggapai kemenangan,” katanya, Kamis (21/12/2017).

Ia menyebutkan, Kejurwil Sumatera Yunior tersebut akan menjadi ajang pemantauan bakat atlet untuk dipersiapkan ke Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 di Papua mendatang. Hal ini mengingat PON sebuah ajang olahraga yang bergensi, untuk itu perlu menurunkan atlet-atlet yang benar-benar siap dan memiliki kemampuan yang besar.

Menurutnya, saat ini ada 71 atlet binaan KONI Sumbar yang sudah menghasilkan 11 emas di berbagai iven tingkat nasional dan internasional. Mereka yang berprestasi mendapat penghargaan akhir tahun.

“Jadi pada Kejurwil Yunior se-Sumatera 2017 ini, benar-benar akan menjadi komitmen para atlet untuk menjadi sang juara. Sehingga PON 2020 di Papua, bisa mengukir kemenangan,” ucapnya.

Sementara itu, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno juga meminta kepada KONI Sumbar bisa menjadi juara umum pada Kejurwil Yunior tersebut. Apalagi penyelenggaraan Kejurwil Yunior se-Sumatera tuan rumahnya adalah Kota Padang sehingga kemenangan dan medali harus diperoleh oleh para atlet.

“Untuk urusan olahraga, kita serahkan ke KONI. Kita beri ruang untuk KONI Sumbar melakukan pembinaan sehingga target prestasi di PON 2020 Papua bisa tercapai,” ujarnya.

Ia menyatakan, Pemprov Sumbar akan tetap komit untuk ikut bidding tuan rumah PON 2024. Untuk itu, pihaknya masih melakukan lobi-lobi serta persiapan menjadi tuan rumah.

“Kita terus melakukan persiapan untuk bidding tuan rumah PON 2024 nanti. Lobi dan persiapan venue sudah kita mulai seperti pembangunan stadion dan venue-venue lainnya,” tegasnya.

Salah satu persiapan untuk menjadi tuah rumah pada PON 2024 mendatang di Sumbar, pengerjaan Stadion Utama pun tengah kerjakan di Kabupaten Padang Pariaman, yang lokasinya tak jauh dari lokasi Badara Internasional Minangkabau (BIM). Tidak hanya itu, venue-venue untuk cabor lainnya juga sudah dapat dipergunakan seperti halnya venue yang ada di Universitas Negeri Padang.

Lihat juga...