Balikpapan Aman KLB Difteri

BALIKPAPAN – Dinas Kesehatan Kota Balikpapan meyakini Kota Balikpapan masih aman dari ancaman Kejadian Luar Biasa (KLB) difteri. Pasalnya, satu pasien yang terindikasi menderita suspect difteri telah dinyatakan negatif dari penyakit difteri setelah hasil laboratorium di Surabaya menyebutkan negatif.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Balerina JPP menjelaskan, satu pasien pada minggu lalu masuk rumah sakit Kanudjoso Djatiwibowo dinyatakan negatif difteri setelah melakukan pemeriksaan mikroskopis.

“Sudah diperiksa ke Surabaya dinyatakan negatif difteri. Pemeriksaan mikroskopis telah dilakukan juga, sejauh ini masih aman dari ancaman Kejadian Luar Biasa (KLB) difteri,” ungkapnya Jumat (29/12/2017).

Menurutnya, yang penting dilakukan saat ini adalah imunisasi anak khususnya bagi bayi dan balita yang menjadi kewajiban dari imunisasi pertama DPT kemudian diberikan imunisasi lagi pada usia sekolah hingga kelas 5 SD.

“Kita upayanya adalah terus melakukan imunisasi. Salah satu upaya pencegahan dari usia bayi hingga sekolah dasar. Penanganan anak sekolah juga dilakukan melalui imunisasi yang terakhir dilakukan Oktober lalu,” terang Balerina.

Ia menilai, pemberian vaksin untuk dewasa melihat tingkat urgensi. Selain itu, vaksin bagi orang dewasa akan diberikan apabila terjadi KLB di Balikpapan. Hingga kini Balikpapan masih aman dari ancaman KLB, menyusul angka masyarakat yang ikut dalam imunisasi cukup tinggi.

“Kalau ada KLB, baru kita imunisasi massal. Ini kan tidak ada, semoga jangan sampai KLB,” tandasnya.

Hingga saat ini sudah ada sembilan suspect difteri di tahun 2017, dari jumlah itu semuanya dinyatakan negatif setelah dilakukan pemeriksaan. Sedangkan untuk tahun 2016 lalu ada 27 kasus yang merupakan suspect gejala difteri dan juga dinyatakan negatif.

Lihat juga...