Basarnas Evakuasi Korban Tenggelam di Perairan Lampung

LAMPUNG — Dalam sehari, Tim Search and Rescue (SAR) gabungan melakukan evakuasi terhadap dua orang yang tenggelam di tempat berbeda. Yakni di Kabupaten Lampung Selatan dan juga di Pesawaran Lampung. Satu orang dinyatakan meninggal.

Menurut Akrim Amrullah, komandan tim Search and Rescue (SAR) Lampung posko Bakauheni, sebanyak lima personel dengan satu unit perahu karet, satu unit kantong jenazah dibantu oleh personil Polair Polres Lampung Selatan, Mabes Polri, Polsek Penengahan dan Babinsa Koramil 03/Penengahan.

Ia menyebut, selesai melakukan bantuan proses pemindahan KMP Mutiara Persada I yang kandas di dekat Pulau Kelapa pelabuhan Bakauheni, anggota dikerahkan ke pantai Desa Ruguk Kecamatan Ketapang untuk mengevakuasi korban tenggelam bernama Joko Saputro (17) bin Jangin (alm) warga Desa Ruguk Kecamatan Ketapang Kabupaten Lampung Selatan.

“Berdasarkan informasi korban tenggelam tersebut melakukan kegiatan memancing ikan di lokasi pesisir pantai Desa Ruguk bersama 5 orang rekannya sesampai di lokasi pemancingan mereka berpencar mencari tempat yang pas untuk memancing,” terang Akrim Amrullah saat dikonfirmasi Cendana News di Pelabuhan Bakauheni,Sabtu (31/12/2017)

Korban bernama Joko Saputro berdasarkan kesaksian para pemancing lain berjalan di sepanjang lokasi pemancingan dari darat dengan jarak 20 meter dan terjatuh pada tempat kedalaman kurang lebih 3 meter dan terseret arus sehingga korban tenggelam. Korban diduga kehabisan nafas karena tidak bisa berenang.

Kelima orang rekannya meminta bantuan kepada masyarakat setempat untuk mencari jasad korban. Dalam pencarian yang dilakukan bersama-sama tersebut akhirnya korban ditemukan dan mengambang di permukaan yang tidak jauh dari lokasi tempat dia memancing.

Akrim Amrullah komandan tim Basarnas Lampung yang bersiaga di pelabuhan Bakauheni Lampung [Foto: Henk Widi]
Selain kejadian korban tenggelam di pantai Desa Ruguk, berdasarkan informasi dari komandan pos SAR Lampung di Pantai Sari Ringgung, Deny Mezzu, kejadian yang membahayakan jiwa manusia juga terjadi terhadap 1 orang laki laki Sandra Alam
(34) beralamat di Jalan Sam Ratulangi Penengahan Pagar Alam Bandarlampung yang tenggelam di area wisata Pantai Sari Ringgung tepatnya di lokasi masjid apung Kabupaten Pesawaran.

Ia menerima laporan satu orang tenggelam setelah berenang di pinggir masjid apung dan tenggelam akibat kelelahan. Diduga korban memiliki penyakit epilepsi. Korban berhasi ditolong oleh para santri, namun butuh pertolongan pertama. Mendapat laporan tersebut personil kantor SAR Lampung dan tim siaga bergerak ke masjid apung, terdiri dari 3 rescuer kantor SAR Lampung dan anggota SAR medis Malahayati.

Setibanya di lokasi tenggelam kondisi korban dalam keadaan kesadaran yang menurun dan banyak menelan air sehingga tim melakukan pertolongan pertama dan dilakukan proses evakuasi ke RS. Umum kota Cokrodipo dan diserahkan ke tim medis untuk mendapat perawatan.

Atas kejadian tersebut pihak kantor SAR Lampung melalui kepala seksi humas, Deny Kurniawan berharap kepada wisatawan yang berkunjung ke tepi pantai agar bisa saling mengawasi keluarganya yang berlibur sekaligus memperhatikan kondisi lingkungan perairan terutama saat kondisi gelombang tinggi atau kondisi cuaca tidak bersahabat serta mempergunakan peralatan pelampung saat berenang di pantai.

Lihat juga...