Berbahaya, BPTJ Jateng Tebang Belasan Pohon Lapuk

SOLO – Musim penghujan masih menjadi ancaman di Kabupaten Karanganyar, Solo, Jawa Tengah. Pasalnya, hampir setiap turun hujan, wilayah yang ada di lereng gunung Lawu sisi barat ini sering terjadi longsor.

Pengamat Jalan dan Jembatan, Balai Pelaksana Teknis Jalan (BPTJ) Jawa Tengah, Suwarso mengatakan, tak hanya longsor dan banjir yang menjadi acaman bencana di Karanganyar. Banyaknya pohon tua yang ada di sepanjang ruas jalan Solo-Magetan, Jawa Timur, juga menjadi ancaman tersendiri.

“Beberapa waktu lalu ada kejadian pengendara tertimpa pohon yang sudah lapuk hingga meninggal dunia. Untuk antisipasi, kita lakukan penertiban pohon yang sudah tua maupun lapuk,” ucapnya kepada Cendana News, Rabu (20/12/2017).

Setidaknya lebih dari 15 pohon yang dilaporkan untuk ditertibkan, baik ditebang maupun dirampingkan dahannya. Penertiban pun melibatkan satuan lalulintas Polres Karanganyar, untuk mengatur lalulintas. Hal ini dikarenakan penebangan pohon tua dan lapuk membuat arus lalulintas sempat terganggu.

“Kami juga meminta petugas satlantas untuk mengatur lalu lintas. Banyak ruas jalan yang harus di stop beberapa saat karena adanya pemotongan pohon,” jelas dia.

Penertiban pohon yang sudah tua dan lapuk ini tak hanya di ruas jalan Lawu, melainkan jalur lintas Kabupaten Karanganyar, yang menjadi jalan provinsi. Selain mengamankan jalur pengendara, pihaknya juga mengintensifkan pengawasan jalan dan jembatan, yang masuk rawan akan kecelakaan. Sejuah ini, ada 3 pohon yang belum boleh ditebang karena adanya unsur kesengajaan.

“Ada 3 buah pohon yang belum boleh ditebang, karena ada unsur kesengajaan dari manusia. Pohon itu dibakar. Ini untuk antisipasi bencana biar tidak tumbang mengenai warga,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Dishub-PKP) Karanganyar, Sundoro menambahkan, penertiban pohon juga dilakukan untuk penerangan jalan umum. Banyaknya ranting dan dahan pohon yang menutupi penerangan jalan, dikhawatirkan mengganggu pengguna jalan.

“Kami juga melakukan penertiban pohon, terutama yang bersinggungan dengan PJU. Antisipasi pohon tumbang juga diprioritaskan, terutama yang sudah tua dan lapuk,” katanya.

Pengamat jalan dan jembatan, Balai Pelaksana Teknis Jalan (BPTJ) Jawa Tengah, Suwarso. Foto: Harun Alrosid
Lihat juga...