BI: Akhir 2017 Pertumbuhan Ekonomi Nasional Menguat

39

MANADO – Kepala Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sulawesi Utara (Sulut), Soekowardojo, mengatakan pertumbuhan ekonomi nasional mulai menguat di akhir 2017.

“Memasuki semester kedua sampai di penghujung tahun ini, ekonomi Indonesia terus mengalami penguatan,” kata Soekowardojo, di Manado, Rabu (6/12/2017).

Dia mengatakan, 2017 merupakan tahun pemulihan ekonomi global, setelah sempat menyentuh titik terendah (turning point) pada 2016. Pertumbuhan ekonomi global 2017 nampak lebih tinggi dan lebih merata dibandingkan 2016, disertai membaiknya harga komoditas di pasar internasional.

Di pasar keuangan, katanya, kebijakan pengetatan moneter beberapa negara maju diantisipasi dengan baik oleh pelaku pasar, sehingga berdampak positif terhadap stabilitas pasar keuangan internasional.

“Membaiknya kinerja perekonomian global tersebut, tentunya juga berdampak positif pada perekonomian makro Indonesia,” katanya.

Dia menjelaskan, momentum pertumbuhan ekonomi Indonesia kembali menguat pada paruh kedua 2017, setelah sempat tertahan pada paruh pertama 2017.

Strategi pemerintah pusat dan daerah mengatur penyaluran belanja dan menyeimbangkan kebijakan jangka pendek dan jangka panjang, terbukti mampu mendorong ekonomi tumbuh lebih tinggi di 2017. Stabilitas makro ekonomi dan sistem keuangan tetap terjaga di 2017.

Inflasi, katanya, terus dalam trend menurun dan diperkirakan akan tetap berada pada kisaran sasaran 2017, sementara defisit transaksi berjalan juga di level yang aman.

Menurutnya, stabilitas industri perbankan tetap terjaga, karena ditopang kondisi permodalan yang kuat dan risiko kredit yang masih dalam batas aman. Pembiayaan non perbankan (pasat modal, obligasi, pasar uang) juga semakin marak, sejalan dengan maraknya aliran modal masuk ke Indonesia, antara lain akibat pengaruh positif ekspektasi prospek ekonomi Indonesia ke depan.

Hal ini, katanya, juga berdampak dan berlaku di daerah khususnya Provinsi Sulut, yang juga mengalami pertumbuhan ekonomi di atas rata-rata angka nasional. Juga inflasi yang terus turun dan terkendali akibat kerja keras semua pihak, baik pemerintah, tim pengendali inflasi daerah (TPID) dan pemangku kepentingan lainnya. (Ant)

Komentar