BI: Ekonomi NTT Bisa Tumbuh di Atas 5 Persen

KUPANG – Kepala Perwakilan Bank Indonesia Nusa Tenggara Timur, Naek Tigor Sinaga, mengatakan perekonomian provinsi berbasiskan kepulauan itu bisa tumbuh di atas lima persen atau sekitar 7-8 persen, jika keunggulan komparatif dioptimalkan.

“Seandainya kita fokus mengembangkan keunggulan komparatif daerah yang dimiliki seperti industri pertanian lahan kering, peternakan, sektor pariwisata maupun kelautan, pertumbuhan bisa di atas lima persen,” katanya di Kupang, Jumat (15/12/2017).

Selain itu, menurut dia, pemerintah juga diharapkan dapat mengatasi permasalahan utama terkait keterbatasan kapasitas SDM serta permasalahan lahan yang saat ini masih terjadi agar pertumbuhan ekonomi dan kualitas pembangunan yang kuat serta investasi yang merata dapat tercapai dalam waktu yang lebih singkat.

Dan, 2017, katanya merupakan tahun pemulihan ekonomi global, yang secara rata-rata tumbuh lebih tinggi dari tahun-tahun sebelumnya.

“Pertumbuhan ekonomi tidak hanya terjadi di negara maju, namun juga di negara-negara berkembang. Sementara itu dari sisi domestik, ekonomi Indonesia juga terus menunjukkan penguatan, setelah sempat tertahan pada semester 1 2017,” katanya.

Lihat juga...