BPBD Lebak Dirikan Posko Darurat Kebencanaan Jelang Pergantian Tahun Baru

LEBAK — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, mendirikan posko darurat kebencanaan menjelang pergantian tahun baru di sejumlah titik.

“Kami mendirikan posko kebencanaan itu di tiga titik antara lain pertama posko Mandala, kedua posko wisata Pantai Bagedur dan Pantai Sawarna,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak Kaprawi di Rangkasbitung, Sabtu.

Pendirian posko darurat pergantian baru tersebut untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat agar tidak menimbulkan korban jiwa.

Biasanya, pergantian tahun baru arus kendaraan padat baik roda dua maupun roda empat.

Kepadatan kendaraan bisa menimbulkan kecelakaan lalu lintas, sehingga bisa mengancam keselamatan jiwa pengendara maupun penumpang.

Selain itu juga potensi cuaca buruk hingga kini masih berpeluang dan mengancam bencana banjir dan longsor.

Berdasarkan laporan BMKG Banten cuaca buruk yang ditandai hujan lebat, petir dan angin kencang sampai Februari 2018.

Karena itu, BPBD setempat mendirikan posko darurat kebencanaan guna mengurangi risiko bencana agar tidak menimbulkan korban jiwa.

Mereka petugas di posko darurat kebencanaan para relawan tangguh selama 24 jam berjaga dengan bergantian.

Para relawan akan bergerak cepat untuk melakukan penyelamatan dan evakuasi setelah menerima laporan adanya bencana alam maupun kecelakaan.

“Kami mengutamakan penyelamatan korban bencana agar tidak menimbulkan korban jiwa,” katanya menjelaskan.

Kaprawi mengatakan, pihaknya mendirikan posko wisata berlokasi di Pantai Bagedur dan Pantai Sawarna.

Kehadiran posko siaga wisata itu untuk menyelamatkan para pengunjung wisata yang mengalami kecelakaan laut, seperti terseret arus gelombang.

Pengalaman tahun lalu, dengan pendirian posko wisata pantai tersebut situasi kepariwisataan pantai setempat relatif aman dan tidak ditemukan wisatawan mengalami kecelakaan laut.

“Kami akan bekerja keras untuk mengutamakan penyelamatan terhadap korban kecelakan itu,” katanya.

BPBD Lebak menerjunkan petugas dan relawan berjumlah 48 orang untuk siaga di posko siaga wisata Pantai Bagedur dan Pantai Sawarna. Selain itu, posko siaga wisata dilengkapi dengan peralatan evakuasi, seperti pakaian pelampung, perahu, senter, dan tambang.

“Kami mengimbau wisatawan agar tidak berenang di sekitar pantai guna menghindari kecelakaan laut karena tinggi gelombang cukup tinggi disertai angin kencang,” katanya.[Ant]

Lihat juga...